Breaking News:

Virus Corona

7 Cara Mengatasi Mual-mual secara Alami, Bisa Dicoba jika Alami Gejala Covid-19 saat Isolasi Mandiri

Mual-mual hingga muntah merupakan satu di antara gejala yang bisa dialami pasien Covid-19, begini cara mengatasinya.

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
edisoninst.com
Ilustrasi air perasan buah lemon untuk redakan mual. 

TRIBUNWOW.COM - Mual-mual hingga muntah merupakan salah satu gejala yang bisa dialami pasien Covid-19

Gejala ini perlu segera diatasi karena bisa membuat pasien Covid-19 malas makan dan bisa menyebabkan dehidrasi.

Terlebih jika mual-mual terjadi secara terus menerus. 

Dilansir TribunWow.com dari Healthline, dijelaskan bahwa muntah seringkali merupakan cara tubuh untuk membersihkan zat yang terkontaminasi.

Selama menjalani isolasi mandiri juga bisa hanya merasa mual dan tidak muntah, meskipun dalam beberapa kasus, mual hilang setelah muntah.

Selain infeksi Covid-19 ada beberapa masalah lain juga yang bisa menyebabkan mual-mual, seperti mabuk perjalanan, mabuk alkohol, efek samping obat, hingga masalah pada lambung. 

Baca juga: Bukan Menunda, Ini Alasan AS Justru Desak agar Ibu Hamil Segera Mendapat Vaksin Covid-19

Ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan untuk meredakan mual dan muntah. 

Hal ini bisa dijadikan pertolongan pertama ketika merasa pusing dan mual.

1. Cobalah Teknik Pernapasan Dalam

Cobalah ambil napas dalam-dalam dengan menghirup udara melalui hidung dan masuk ke paru-paru ketika merasa mual.

Perut harus mengembang saat menarik napas, dan buang napas perlahan melalui mulut atau hidung dan rilekskan perut setelah setiap napas.

Penelitian menunjukkan mengambil napas dalam dan terkontrol dari diafragma mengaktifkan sistem saraf parasimpatis.

Ini membantu menjaga respons biologis yang menyebabkan mual.

Bernapas dalam-dalam juga membantu menenangkan kecemasan yang mungkin terjadi saat merasa sakit.

2. Makan Biskuit Asin

Makan kerupuk kering atau biskuit asin merupakan cara yang terbukti benar untuk mual di pagi hari.

Diperkirakan mereka membantu menyerap asam lambung.

Untuk morning sickness, cobalah makan beberapa biskuit sekitar 15 menit sebelum bangun dari tempat tidur untuk membantu menenangkan perut.

Makanan hambar lainnya seperti roti panggang kering atau nasi putih juga baik untuk dimakan saat pulih dari sakit perut.

Baca juga: Infeksi Covid-19 Bikin Mual dan Muntah Pasien saat Isolasi Mandiri, Awas Bisa Jadi Masalah Serius

Baca juga: Masih Batuk setelah Hari Terakhir Isoman, Bisa Dinyatakan Sembuh Covid-19? Ini Kata Dokter Tirta

3. Memijat Pergelangan Tangan

Akupresur adalah obat pengobatan tradisional Tiongkok yang populer.

Ini menggunakan tekanan untuk merangsang titik-titik tertentu pada tubuh untuk meredakan gejala.

Menerapkan tekanan ke titik tekanan Neiguan (P-6), sebuah titik di sisi telapak lengan bawah dekat pergelangan tangan Anda, dapat membantu meredakan mual dan muntah.

Untuk memijat titik tekanan ini:

- Letakkan tiga jari di pergelangan tangan.

- Letakkan ibu jari Anda di bawah jari telunjuk Anda.

- Gosok titik ini dengan gerakan melingkar yang kuat selama dua hingga tiga menit.

- Ulangi pada pergelangan tangan lainnya.

4. Minum Lebih Banyak Air

Jika banyak muntah, sangat penting untuk minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi, bahkan jika memuntahkannya kembali setelah minum.

Tetapi minumlah secara perlahan dan bertahap.

Minum terlalu banyak saat perut sakit dapat menyebabkan lebih banyak muntah.

Minuman yang membantu tetap terhidrasi dan dapat meredakan mual adalah:

- Minuman jahe

- Teh mint

- Limun

5. Iris Lemon

Bau jeruk, seperti yang berasal dari irisan lemon segar, dapat membantu mengurangi mual pada wanita hamil.

Dalam sebuah penelitian, sekelompok 100 wanita hamil diinstruksikan untuk menghirup minyak esensial lemon atau almond segera setelah mereka merasa mual.

Pada akhir studi 4 hari, mereka yang berada dalam kelompok lemon menilai mual mereka hingga 9% lebih rendah daripada mereka yang diberi plasebo minyak almond.

Mengiris lemon atau hanya menggaruk kulitnya dapat bekerja dengan cara yang sama karena membantu melepaskan minyak esensial ke udara.

6. Cobalah jahe, adas, atau cengkeh

Cobalah menyesap secangkir teh jahe hangat saat mual menyerang atau perlahan makan sepotong kecil jahe segar atau manisan jahe.

Menurut studi, jahe aman dan efektif untuk mencegah dan mengobati mual dan muntah pada wanita hamil dan orang yang menjalani kemoterapi.

Biji adas dianggap membantu menenangkan saluran pencernaan.

Tetapi studi ilmiah tentang adas untuk muntah masih kurang, tetapi, bukti anekdotal menunjukkan bahwa mungkin ada baiknya menyesap secangkir teh adas saat mual menyerang.

Untuk membuat teh adas, tambahkan sekitar satu sendok teh biji adas ke dalam satu cangkir air mendidih. Diamkan selama 10 menit dan saring sebelum diminum.

Cengkeh juga merupakan obat tradisional untuk mual dan muntah yang disebabkan oleh mabuk perjalanan.

Mereka juga mengandung eugenol, senyawa yang dianggap memiliki kemampuan antibakteri.

Untuk membuat teh cengkeh, tambahkan satu cangkir air mendidih ke satu sendok teh atau lebih cengkeh.

Rendam selama sepuluh menit, dan saring sebelum diminum.

7. Aromaterapi

Aromaterapi dapat membantu meredakan mual dan muntah, meskipun studi tentang efektivitasnya beragam.

Menghirup minyak lemon membantu mengurangi mual dan muntah terkait kehamilan.

Untuk mempraktikkan aromaterapi, cobalah bernapas dalam-dalam dengan botol minyak esensial terbuka atau tambahkan beberapa tetes ke bola kapas.

Bisa juga menambahkan minyak ke dalam diffuser ruangan.

Jika tidak memiliki minyak lemon, coba potong lemon segar dan hirup aromanya.

Aroma lain yang dapat meredakan mual adalah cengkeh, lavender, kamomil, mawar, permen. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)

Baca Artikel Terkait Isolasi Mandiri Lainnya

Tags:
Virus CoronaCovid-19isolasi mandiriTips Isolasi MandiriTips Kesehatan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved