Terkini Daerah
Pengakuan Keluarga soal Pasien Kanker Meninggal Tak Wajar di RS, Ada Luka Bolong hingga Lebam
Seorang pasien kanker payudara yang positif Covid-19, disebut meninggal tak wajar di RSUP Adam Malik Medan, Sumatera Utara.
Editor: Mohamad Yoenus
"Keterangan dokter itu banyak kejanggalan makanya kami buat laporan ke Polrestabes Medan. Supaya jenazah diautopsi. Kami minta keadilan," tegasnya.
Adapun sampai saat ini jenazah Nurmala masih ada di RSUP Adam Malik.
Keluarga pun tidak mengetahui apakah bola mata Nurmala masih ada atau tidak. Karena kondisi jenazah yang menutup mata.
Sementara pihak keluarga masih juga membuat laporan ke Polrestabes Medan.
Pihak keluarga berencana jika SPKT sudah dibuat, maka pihak keluarga akan ke RSUP Adam Malik dan meminta jenazah Nurmala segera diautopsi ke RS Bhayangkara.
Tanggapan Pihak RSUP Adam Malik
Menanggapi kasus ini, Humas RSUP Adam Malik Medan Rosario Dorothy Simanjuntak beralasan korban punya penyakit infeksi mata.
"Pasien juga mengalami infeksi pada mata, sehingga dikonsulkan juga ke dokter mata untuk pengobatan lebih lanjut," kata Dorothy, Minggu (8/8/2021).
Karena mata korban lebam dan terdapat lubang, keluarga mempertanyakan hal itu.
"Kami dari pihak RS sudah memfasilitasi keluarga bertemu dengan tim dokter dimediasi juga oleh Polsek Medan Tuntungan," kata Dorothy.
Namun pertemuan itu tidak membuahkan hasil.
Polsek Medan Tuntungan menyarankan korban agar membuat laporan ke polisi.
"Tim dokter tadi hadir semua. Mulai awal pasien masuk sampai meninggal. Tidak ada lebam, apalagi kepala bolong, yang ada mereka komplain soal matanya."
"Dan sudah dijelaskan mata pasien memang infeksi, dan sudah dikonsulkan ke dokter mata utk penanganan nya," katanya Dorothy.
Meski menyebut pasien mengalami infeksi mata, namun Dorothy tak menjelaskan lebih detail infeksi mata seperti apa yang dialami korban, sehingga membuat matanya membiru saat meninggal dunia.