Terkini Daerah
Pengakuan Keluarga soal Pasien Kanker Meninggal Tak Wajar di RS, Ada Luka Bolong hingga Lebam
Seorang pasien kanker payudara yang positif Covid-19, disebut meninggal tak wajar di RSUP Adam Malik Medan, Sumatera Utara.
Editor: Mohamad Yoenus
Hingga akhirnya tepat Sabtu (7/8/2021) pukul 17.00 WIB pihak keluarga mendapat kabar dari dokter RSUP Adam Malik bahwa Nurmala sudah meninggal dunia.
Baca juga: Fakta 5 Anggota DPRD Labura Positif Konsumsi Narkoba, Ditangkap saat Dugem Bareng 7 Wanita
Setelah mendapat kabar menyedihkan tersebut, para keluarga pun langsung ke RSUP Adam Malik.
Rencana Nurmala akan dimakamkan dengan protokol Covid-19 sehingga keluarga tidak bisa melihat secara langsung jenazahnya.
Tetapi, pihak keluarga meminta foto jenazah Nurmala sebelum dikebumikan.
Foto Nurmala pun sampai ke pihak keluarga.
Di dalam foto tersebut, keluarga mendapati kejanggalan pada kondisi fisik Nurmala.
Sontak keluarga pun menahan pihak RSUP Adam Malik untuk mengebumikan Nurmala.
"Kejanggalannya ada luka bolong di daerah mata sebelah kanan, lidahnya keluar tergigit, matanya lebam mengeluarkan darah, dan ada benjolan di kepala," ungkapnya.
"Selain itu, Nurmala kan direkam medis meninggal karena Covid-19 tapi kenapa jenazah dimandikan dan diganti bajunya," sebutnya.
Keanehan lainnya pun, dari tiga kali Swab PCR yang dijalani Nurmala, ada satu hasil PCR yang tak didapat keluarga.
Mendapati hal itu, pihak keluarga pun sempat marah terhadap pihak RSUP Adam Malik kenapa kondisi fisik Nurmala bisa sampai seperti itu.
Anehnya, keterangan dokter yang diterima keluarga pagi tadi, utamanya soal luka bolong, justru tidak logis.
Karena dokter hanya menjelaskan kemungkinan karena pasien lebih sering tidurnya miring.
Dikatakan, saat itu ada beberapa dokter spesialis mata, paru-paru, dan darah.
Baca juga: Sosok Jovan, Pemuda Asal Surabaya yang Jadi Tentara AS, Ngaku Sempat Tak Bisa Bahasa Inggris
Dinyatakan para dokter juga darah yang ada di mata Nurmala itu hanya kotoran mata yang sudah dibersihkan pakai kapas.