Breaking News:

Virus Corona

Ingin Gunakan Obat Tradisional saat Isolasi Mandiri? Ini Anjuran Satgas Covid-19

Pasien Covid-19 membutuhkan nutrisi dari makanan suplemen yang cukup selama masa isolasi mandiri. 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
Shutterstock via Tribunnews.com
Ilustrasi obat tradisional. Pasien Covid-19 membutuhkan nutrisi dari makanan suplemen yang cukup selama masa isolasi mandiri.  

"Mungkin efek sebagai antivirusnya kita tidak bisa mengklaim itu ya, kita masih membutuhkan bukti untuk mengatakan ini adalah antivirus corona," ujarnya. 

Baca juga: Coba Jenis Makanan Ini untuk Redakan Sakit Tenggorokan Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri

Baca juga: Kenali Badai Sitokin pada Pasien Covid-19, Bisa Sebabkan Masalah Serius seusai Isoman atau Sembuh

Namun, untuk meningkatkan sistem kesehatan secara umum hal itu bisa digunakan. 

Indonesia sejak lama telah mengenal jamu atau obat tradisional yang terbuat dari ramuan herbal. 

Obat-obatan yang digunakan secara turun menurun di Indonesia seperti jamu, secara umum dapat menjaga daya tahan tubuh.

"Saya kira itu bisa dipakai, karena sebetulnya sekali lagi pada sistem imun kita," katanya. 

"Kalau misalnya dengan minum herbal kita rasa seger, kemudian kita nyaman ya why not, jadi kita tetap saja bisa memperkuat itu (imun) tanpa obat-obat kimia."

Selain itu, jika ingin menggunakan obat tradisional dalam kemasan, BPOM juga meminta masyarakat cermat dalam memilih dan tidak tergiur dengan promosi yang mengatakan dapat menyembuhkan penyakit dengan cepat. 

Pasalnya, mengutip situs resmi BPOM, pom.go.id, BPOM juga menyatakan kini terdapat obat herbal yang mengandung bahan kimia obat (BKO) yang memiliki efek berbahaya pada tubuh. 

Ilustrasi jamu gendong
Ilustrasi jamu gendong (KOMPAS.com/SRI NOVIYANTI)

BPOM memberikan ciri obat herbal kemasan yang perlu dihindari, yaitu:

1. Efek yang ditimbulkan sangat cepat “cespleng”

2. Dalam waktu beberapa jam setelah mengkonsunsi sakit timbul kembali

3. Produk diklaim dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit 

4. Jika dilakukan pengamatan seksama terdapat butiran/kristal yang merupakan bahan kimia yang ditambahkan.

Berikut tips yang dapat dilakukan untuk memilih obat herbal yang aman, yaitu:

1. Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Ijin Edar, dan Kadaluarsanya)

Halaman 2/3
Tags:
Virus CoronaCovid-19isolasi mandiriIsomanSatgas Covid19KesehatanPasienBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)Wiku Adisasmito
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved