Virus Corona
Pasien Diabetes yang Isolasi Mandiri karena Covid-19 Wajib Perhatikan 3 Hal Ini, Cegah Perburukan
Penyakit diabetes menjadi satu komorbid yang cukup berbahaya ketika bersamaan dengan infeksi Covid-19.
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Penyakit diabetes menjadi satu komorbid yang cukup berbahaya ketika bersamaan dengan infeksi Covid-19.
Seseorang yang memiliki komorbid diabates bisa berpotensi mengalami gejala berat saat terpapar Covid-19.
Maka dari itu, perlu diperhatikan beberapa hal untuk mengantisipasi terjadinya perburukan kondisi.
Baca juga: Wajib Ada saat Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri, Ini Cara Gunakan Oximeter untuk Cek Saturasi Oksigen
Baca juga: Hasil Tes Covid-19 Terus Positif meski Sudah Lama Selesai Isolasi Mandiri, Ini Penjelasannya
Dokter biasanya menetapkan angka gula darah yang normal adalah antara 140 hingga 180.
Namun tentunya hal ini tergantung dengan kondisi masing-masing pasien sesuai dengan latar belakang pasien.
Seperti usia pasien dan penyakit penyerta lainnya.
Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Syahidatul Wafa Sp.PD dalam tayangan YouTube KOMPASTV program AYO SEHAT edisi 02 Agustus 2021.
Apabila gula darah sudah diatas 200 atau 250 merupakan kondisi yang perlu diwaspadai.
Pasien disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.
Jika belum memungkinkan untuk pergi ke rumah sakit, bisa menggunakan fasilitas telemedicine.
"Jangan biarkan gula darah tidak terkontrol," ujar dr. Syahidatul Wafa Sp.PD.
Karena efek yang ditimbulkan dapat memperberat pasien.
Hingga saat ini banyak sekali pasien diabetes yang terinfeksi virus corona.
Baca juga: Bisa Dilakukan saat Isolasi Mandiri, Ini Gunanya Pakai Obat Kumur Antiseptik bagi Pasien Covid-19
Baca juga: Bukan hanya karena Covid-19, Ini 7 Alasan Seseorang Alami Kelelahan meski Tak Lakukan Apapun
Dokter menyebutkan, jika gejala yang dialami ringan, pasien boleh melakukan isolasi mandiri.
Namun memang ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.