Virus Corona
Komorbid Diabetes pada Pasien Covid-19 Punya Risiko 3 Kali Lipat Bergejala Berat
Tingkat risiko seseorang yang terinfeksi Covid-19 berbeda-beda dan umumnya tergantung bagaimana sistem imun atau kekebalan tubuh dalam merespon virus.
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Secara general sama, namun biasanya lebih berat.
Ada pula penderita diabetes yang terinfeksi jamur hitam.
Kondisi ini terjadi terkait dengan penurunan daya tahan tubuh.
Jadi kejadiannya memang lebih tinggi pada pasien diabetes dibandingkan dengan non diabetes.
Pada infeksi COVID-19 tubuh akan merespon dengan menghasilkan berbagai sitokin.
Sitokin merupakan zat-zat yang menyebabkan peradangan dalam tubuh.
Sehingga kondisinya aktif.
Baca juga: Berikut 10 Syarat Vaksinasi Covid-19 pada Ibu Hamil, Termasuk Usia Kehamilan di Trimester Kedua
Infeksi COVID-19 tidak hanya menyerang paru-paru.
Namun juga menyerang sel-sel diluar organ paru-paru.
Termasuk diantaranya adalah pankreas.
Pankreas merupakan kelenjar didalam tubuh yang menghasilkan hormon insulin.
Virus corona juga bisa menyerang pankreas.
Jadi produksi hormon insulinnya bisa terganggu.
Kerja hormon insulin sebenarnya untuk memudahkan glukosa yang kita konsumsi agar bisa terserap oleh sel untuk jadi energi.
Penyerapannya pada penderita COVID-19 akan terganggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-tes-gula-darah-diabetes.jpg)