Terkini Daerah
Ngaku Kesepian Dicerai Istri, Buruh Tani di Nganjuk Tega Rudapaksa Anak Kandung hingga Hamil 7 Bulan
Seorang duda di Nganjuk tega merudapaksa anak kandungnya sendiri yang masih remaja hingga hamil 7 bulan.
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Seorang buruh tani asal Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, JT (60), tega melakukan tindak asusila kepada anak kandungnya sendiri.
Akibat kelakukan bejat, sang anak yang menjadi korban yakni TB (17) kini tengah hamil 7 bulan.
Dilansir TribunWow.com, JT merudapaksa anak perempuannya sendiri karena mengaku kesepian.
Baca juga: Viral Ratusan Orang Jemput Jenazah Pasian Covid-19 di RSUD Mataram, Siapa Tokoh yang Meninggal?
Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto menjelaskan, tersangka JT mempunyai 4 anak dari hasil pernikahanya dengan mantan istrinya yang jadi TKW.
Setelah cerai dengan sang istri, tersangka JT tinggal bersama dua anak kandungnya.
Sementara itu, korban diketahui merupakan anak ketiga yang tinggal bersama pelaku.
"Salah satu anak kandungnya berstatus pelajar, menginjak usia remaja," kata Supriyanto, Kamis (29/7/2021).
Supriyanto, tersangka JT mengaku sering merasa kesepian semenjak ditinggal isterinya menjadi TKW hingga akhirnya mereka bercerai.
Dengan dalih tersebut, duda lanjut usia itu memilih menyetubuhi anak kandungnya sendiri.
Baca juga: Fakta Viral Desa Mati di Majalengka, Ini Alasan Ditinggal, Lihat Penampakan Ratusan Rumah Kosongnya
Diduga Berkali-kali Dilakukan
Tak hanya sekali, aksi bejat pelaku diduga sudah berulang kali dilakukan.
Hal itu membuat korban kini harus hamil hasil dari ayah kandungnya sediri.
Kejadian ironis tersebut terungkap ketika TB mendadak sakit pada awal bulan Februari 2021 lalu.
Kabar tersebut terdengar oleh kakak korban, SR (31) yang juga anak kandung dari tersangka JT.
"Saat itu, kakak korban pulang begitu dikabari jika sakit. Ketika ditanya, korban mengaku sakit lambung dan terlambat menstruasi,” ujar Supriyanto.