Breaking News:

Viral Medsos

Viral Ratusan Orang Jemput Jenazah Pasian Covid-19 di RSUD Mataram, Siapa Tokoh yang Meninggal?

Beredar viral video penjemputan paksa jenazah terkonfirmasi Covid-19 di RSUD Kota Mataram.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Lailatun Niqmah
Instagram @lombokinfo
Kolase viral ratusan warga jemput jenzah pasien terkonfirmasi Covid-19 di RSUD Kota Mataram, Sabtu (31/7/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Beredar video viral yang memperlihatkan ratusan warga menggeruduk RSUD Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menjemput paksa jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Massa yang terekam terlihat tak terima pasisen dinyatakan meninggal dalam kondisi positif Covid-19.

Dilansir TribunWow.com, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (31/7/2021) pukul 01.00 WITA dini hari.

Baca juga: Fakta Viral Desa Mati di Majalengka, Ini Alasan Ditinggal, Lihat Penampakan Ratusan Rumah Kosongnya

Sebagian massa ramai-ramai meringsek masuk ke RSUD dan mengambil paksa jenazah.

Sementara massa yang lain menunggu ramai di halaman rumah sakit.

Video massa tersebut di antaranya diunggah di akun Instagram @lombokinfo.

Ratusan warga tersebut diketahui berasal dari wilayah Sekarbela, Kota Mataram, NTB.

Terlihat warga langsung meringsek masuk ke ruang IDG dan ICU rumah sakit, menjemput jenazah warga mereka yang meninggal dunia dalam perawatan.

Dikutip dari Kompas.com, Warga berupaya membawa pulang jenazah berinisial HF (74), yang diyakini tidak positif Covid-19.

Baca juga: Sopir Mobil Rescue Dinsos yang Viral Tabrak Lari Pesepeda Ditangkap, Ternyata Bawa Kadinsos Takalar

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) RSUD Kota Mataram, Lalu Martawang.

Pihak rumah sakit menyayangkan adanya insiden pengambilan paksa jenazah tersebut.

"Tentu kami sangat menyayangkan peristiwa tersebut terjadi, kami sudah satu setengah tahun lebih menghadapi pandemi Covid-19 ini dan kita sama-sama ketahui bahwa varian delta sangat sangat membahayakan," kata Martawang, Sabtu (31/7/2021).

"Maka, RSUD semakin meningkatkan kewaspadaan melalui penerapan SOP yang lebih ketat lagi untuk memastikan tidak terjadi penyebaran."

Martawang menegaskan, pihak rumah sakit menangani pasien sesuai SOP.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved