Breaking News:

Virus Corona

Penyebab Tinggingnya Angka Kematian akibat Covid-19 di Indonesia, Termasuk saat Isolasi Mandiri

Penambahan kasus harian Covid-19 atau Virus Corona di Indonesia cukup tinggi dan dibarengi dengan angka kematian meningkat.

Warta Kota/Alex Suban
Kerabat berziarah di makam khusus korban Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Jumat (17/4/2020). Apa Penyebab Tinggingnya Angka Kematian akibat Covid-19 di Indonesia? 

Banyaknya pasien isoman yang meninggal

Dalam konferensi pers yang diselenggarakan pada 22 Juli 2021, Said Fariz Hibban, Analis Data LaporCovid-19, menyebutkan bahwa terdapat 2.313 korban jiwa akibat isolasi mandiri.

Data ini didapatkan dari rekapan kematian yang dilakukan oleh LaporCovid-19 untuk periode 1 Juni hingga 21 Juli 2021.

Irwandy mengatakan, banyaknya pasien isolasi mandiri yang meninggal juga merupakan akibat dari sistem kesehatan yang tidak siap.

"Di mulai dari terlambatnya sistem pelacakan kasus kita menemukan individu tersebut, beberapa ditemukan pada saat kondisi pasien sudah parah," kata dia.

Sementara itu, kata Irwandy, banyak dari pasien isoman yang memerlukan pelayanan rumah sakit, beberapa masyarakat mengalami kesulitan untuk mengakses layanan rumah sakit.

"Di samping karena penuh, mungkin juga karena kesulitan akses dan informasi sehingga tidak tahu harus mencari ke mana," imbuhnya.

Baca juga: Banyak Kasus Meninggal saat Isolasi Mandiri, Siapkan Beberapa Hal Ini saat Isoman karena Covid-19

Selain sistem kesehatan yang tidak siap, Irwandy juga menilai sub sistem kesehatan pemberdayaan masyarakat kita gagal.

Dia menilai, peran serta masyarakat sekitar untuk mendukung mereka yang sedang melakukan isolasi mandiri juga masih rendah.

"Padahal peran serta masyarakat dibutuhkan, mulai dari dukungan sosial ekonomi hingga bantuan moril," ujarnya.

Di lapangan, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang merasa takut untuk mengungkapkan kepada lingkungan sekitarnya bahwa mereka sedang terinfeksi dan sedang melakukan isolasi mandiri, akibat stigma negatif yang masih melekat di masyarakat.

"Saya kira kedepannya, isolasi mandiri ini harus benar-benar diperketat," tegas Irwandy.

Dia berkata, pemerintah harus memastikan bahwa mereka yang melakukan isolasi mandiri benar-benar layak, baik itu dari segi kondisi kesehatan, rumah tempat isoter, hingga dukungan keluarga dan lingkungan sosial.

"Dan harus ada sistem untuk dapat memonitor mereka secara terus menerus," sambungnya.

Namun, jika pemerintah atau pemerintah daerah tidak mampu memastikan hal tesebut, Irwandy menyarankan untuk mengisolasi pasien bergejala ringan dan tidak bergejala secara terpusat.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Tags:
Virus CoronaCovid-19Universitas Hasanuddin MakassarIrwandy
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved