Breaking News:

Virus Corona

Bisakah Penderita Penyakit Jantung Menerima Vaksin Covid-19? Simak Penjelasannya

Kelompok penderita penyakit jantung merupakan orang yang rentan mengalami gejala berat atau kritis jika terpapar Covid-19.

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Youtube UMM Hospital
Dokter Spesialis Penyakit Jantung RS UMM, dr. Dedy irawan, Sp.JP menyebut  pasien Covid-19 yang memiliki komorbid penyakit jantung memiliki risiko kematian sembilan kali lebih tinggi dibanding pasien Covid-19 pada umumnya dalam Youtube UMM Hospital pada Rabu (24/3/2021).  

TRIBUNWOW.COM - Kelompok penderita penyakit jantung merupakan orang yang rentan mengalami gejala berat atau kritis jika terpapar Covid-19.

Hingga kini pandemi Covid-19 masih menjadi masalah global yang penularannya masih belum bisa dikendalikan secara penuh. 

Untuk itu pemerintah menggencarkan program vaksinasi Covid-19 sebagai langkah memutus mata rantai Covid-19.

Selain itu, vaksinasi Covid-19 juga dinyatakan telah terbukti bisa mengurangi perburukan dan mengurangi angka kematian terhadap pasien Covid-19.

Baca juga: Tidak Bisa Sembarangan, Bagaimana Vaksinasi Covid-19 pada Orang yang Punya Alergi?

Salah satu kelompok yang memerlukan perlindungan dari vaksin Covid-19 adalah penderita penyakit jantung. 

Dokter Spesialis Penyakit Jantung RS UMMm dr. Dedy irawan, Sp.JP, menyebut  pasien Covid-19 yang memiliki komorbid penyakit jantung memiliki risiko kematian sembilan kali lebih tinggi dibanding pasien pada umumnya. 

"Oleh karena itu vaksinasi Covid-19 untuk pasien denan penyakit jantung sangat diperlukan karena ini termasuk dalam kelompok yang rentan mengalami komplikasi yang berat bila terkena Covid-19," jelasnya dalam Youtube UMM Hospital pada Rabu (24/3/2021). 

Tetapi menurutnya hingga saat ini belum ada data yang cukup kuat yang dapat menjamin keamanan bagi penderita penyakit jantung untuk menerima vaksinasi Covid-19

Oleh karena itu, Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia menetapkan kriteria bagi penderita penyakit jantung yang tidak bisa diberikan vaksinasi Covid-19.

Pasien dengan penyakit jantung yang tidak stabil dan memiliki gejala dalam tiga bulan terakhir tidak direkomendasikan untuk menerima vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Berikut Dampak Infeksi Covid-19 terhadap Penderita Penyakit Jantung dan Tips Menjaga Kesehatannya

Baca juga: Jangan Disamakan, Ini Bedanya Isolasi Mandiri dengan Karantina Mandiri terkait Covid-19

Ada beberapa kondisi tidak stabil diantaranya:

1. Sesak Napas

2. Nyeri Dada

3. Berdebar

4. Tidak Mampu Beraktifitas

5. Kaki Bengkak

6. Badan Lemah atau Penurunan Kesadaran. 

Sedangkan untuk penderita penyakit jantung yang stabil tanpa ada keluhan bisa diberi pertimbangan untuk menerima vaksin Covid-19

Berikut beberapa kriteria yang bisa dipertimbangkan untuk menerima vaksinasi Covid-19:

1. Tidak memiliki keluhan selama tiga bulan.

2. Hipertensi tanpa gejala dengan tekanan darah di bawah 180/110.

3. Pascapemasangan RING komplit dan operasi BYPASS jantung tanpa gejala selama tiga bulan. 

Namun, dia mengingatkan untuk penderita penyakit jantung agar selalu berkonsultasi dengan dokternya jika ingin melakukan vaksin dan usai menerima vaksin Covid-19. 

Baca juga: Perburuk Kondisi, Hindari Kebiasaan Buruk Ini saat Isolasi Mandiri karena Covid-19, Termasuk Merokok

Sebelum menerima vaksin, pasien juga akan mendapat screening yang akan dilakukan oleh pemberi layanan vaksin untuk mengukut kesehatan penerima vaksin. 

Petugas vaksin tersebut yang nantinya akan menentukan kelayakan penerima vaksinasi Covid-19

Dia juga menyebut bahwa vaksin Covid-19 bukan menjadi satu-satunya cara untuk memutus mata rantai Covd-19. 

Penderita penyakit jantung harus memperhatikan protokol kesehatan dan gaya hidup sehat yang juga penting dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19

Sebelumnya, dijelaskan bahwa salah satu penyakit bawaan atau komorbid yang bisa menambah gejala pada pasien Covid-19 salah satunya adalah penyakit jantung. 

Dokter Spesialis Jantung Rumah Sakit Pertamina Balikpapan dr. Muhammad Iqbal, Sp.JP menjelaskan sebenarnya risiko penularan Covid-19 bagi penderita penyakit jantung atau tidak itu sama saja.

Namun, penderita penyakit jantung akan cenderung berkemungkinan memiliki gejala yang lebih berat. 

"Individu dengan penderita penyakit jantung itu risiko untuk penyakitnya sendiri bertambah berat dengan adanya Covid itu sangat tinggi," ujarnya dalam tayangan Youtube di RS Pertammina Balikpapan, Minggu (20/7/2021).

Selain itu, pasien Covid-19 dengan penyakit bawaan penyakit jantung harus mendapatkan perawatan yang seimbang antara terapi Covid-19 dan penyakit jantung yang dialaminya. 

dr. Muhammad menyebut bahwa demam yang dialami penderita jantung sudah bisa memperberat penyakitnya.

Dia menjelaskan bahwa setiap penambahan suhu pada tubuh akan diiringi dengan peningkatan irama jantung. 

Karena itu Covid-19 bisa memicu keluhan lain dari penderita penyakit jantung yang sebelumnya mungkin tidak terlihat. 

Meski begitu, dia juga menyebut ada beberapa kasus di mana pasien Covid-19 dengan penyakit jantung yang tidak memiliki gejala yang lebih berat. 

"Tapi mayoritas memang Covid-19 pada penderita dengan adanya penyakit penyerta termasuk penyakit jantung itu umumnya lebih berat dibanding pada masyarakat tanpa penyakit penyerta," jelasnya.

Ada beberapa cara yang direkomendasikan untuk mencegah penyakit jantung diantaranya adalah:

1. Olahraga yang cukup.

2. Perbanyak konsumsi sayur dan buah.

3. Kurangi asupan gula  

4. Hindari makanan yang kadar lemaknya sangat tinggi

5. Konsumsi ikan yang segar

Simak Tayangan Selengkapnya di:

(Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)

Baca Artikel Terkait Covid-19 Lainnya

Tags:
Virus CoronaCovid-19Penyakit jantungVaksinKomorbid
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved