Virus Corona
Berapa Kadar Saturasi Oksigen Normal? Simak Cara Meningkatnya bagi Pasien Covid-19
Alat oximeter menjadi penting keberadaannya bagi pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri.
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Alat oximeter menjadi penting keberadaannya bagi pasien Covid-19, khususnya yang melakukan isolasi mandiri.
Dengan alat oximeter tersebut maka pasien Covid-19 dapat memantau kadar oksigen dalam darah atau saturasi oksigennya.
Pertolongan medis harus segera dilakukan jika sewaktu-waktu saturasi oksigen pasien Covid-19 mengalami penurunan.
Baca juga: Anak di Bawah 12 Tahun Belum Bisa Dapat Vaksin Covid-19, Kemenkes Beri Saran untuk Oangtua
Baca juga: Jangan Dipaksakan, 9 Kondisi Anak Ini Tak Boleh Divaksin Covid-19, Termasuk yang Baru Imunisasi Lain
Untuk menggunakan alat oximeter caranya cukup mudah, yakni hanya dengan dengan menempelkan atau menjepit ujung jari pada alat oximeternya.
Tujuan pemeriksaan menggunakan oximeter tak lain untuk memeriksa seberapa baik jantung memompa oksigen ke seluruh tubuh.
Lantas berapa kadar saturasi oksigen yang normal?
Menurut Kemenkes, level saturasi oksigen yang normal berkisar antara 95 – 100 %, berikut detailnya:
95-100 %: Dalam kondisi Baik
93-94 %: Perlu Berbaring untuk meningkatkan kadar Oksigen
Kurang dari 92 %: Perlu ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan dokter
Kurang dari 80 %: Perlu menggunakan ventilator
Baca juga: Tidak Selalu karena Covid-19, Kenali 9 Penyebab Menurunnya Saturasi Oksigen dan Dampaknya
Baca juga: Lakukan Isolasi Mandiri dengan Baik, Simak Anjuran dan Larangan bagi Pasien Covid-19 saat Isoman
Cara Meningkatkan Saturasi Oksigen
Cara sederhana yang bisa dilakukan pasien isoman di rumah adalah teknik proning.
Untuk melakukan teknik proning, seorang pasien harus dalam posisi berbaring tengkurap.
Hal ini berguna untuk membantu meningkatkan saturasi oksigen dalam tubuh.