Breaking News:

Virus Corona

Banyak Pasien Meninggal saat Isolasi Mandiri, Ini Kata Ketua Satgas Covid-19 IDI

Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban menyebut satu alasan mengapa pasien Covid-19 ditemukan banyak yang meninggal

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Capture Youtube KompasTV
Ketua Satgas Covid-19 IDI Zubairi Djoerban menilai pelonggaran PSBB belum tepat, Rabu (13/5/2020). Zubairi menyebut alasan mengapa pasien Covid-19 bisa meninggal saat isolasi mandiri. 

"Pasien Covid-19 yang boleh isoman itu adalah yang rontgen parunya normal dan saturasi oksigennya tidak drop," ujarnya.

"Sebab kalau ditemukan pneunomia pada dirinya maka perawatannya akan berbeda total." 

Untuk diketahui pneunomia adalah peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi yang bisa disebabkan oleh virus, jamur, atau bakteri.

Dia menyatakan perlunya melakukan rontgen dada bagi pasien Covid-19 meski tidak memiliki gejala. 

Sebelumnya, dalam Youtube Prof. Zubairi Djoerban, dia menceritakan pengalamannya ketika menemukan keluarganya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dia menceritakan kasus di mana ada dua orang keluarganya terkonfirmasi positi Covid-19. 

Mereka berdua mengaku tidak memiliki gejala apapun ketika terinfeksi positif Covid-19.

"Setelah rontgen-nya dikerjakan ternyata hasilnya ada pneumonia," ujarnya. 

Pneumonia adalah salah satu tanda bahwa pasien Covid-19 tidak dalam gejala ringan.

Dia menjelaskan ada kemungkinan pneunomia yang dialami pasien Covid-19 akan menjadi berat dan harus mendapat bantuan oksigen hingga menjalani perawatan di ruang perawatan intensif (ICU).

Melanjutkan ceritanya, dia menyebut salah satu keluarganya akhirnya mendapat perawatan di rumah sakit meski tidak merasakan gejala.

Namun, satu lainnya tidak mendapat ruang di rumah sakit karena penuh dan harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Jakarta. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)

Baca Artikel Terkait Covid-19 Lainnya

Tags:
Virus CoronaCovid-19Ikatan Dokter Indonesia (IDI)isolasi mandiriIsomanZubairi Djoerban
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved