Breaking News:

Terkini Nasional

Jokowi Soroti Tindakan Kasar Satpol PP Gowa yang Pukul Pasutri Pemilik Warung, Begini Kata Presiden

Presiden Jokowi menyoroti tindakan oknum Satpol PP di Gowa yang bertindak kasar pada warga saat razia PPKM.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Capture YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat konferensi pers di Istana Negara, Senin (26/4/2021). Terbaru, Jokowi menyoroti tindakan oknum Satpol PP di Gowa yang bertindak kasar pada warga saat razia PPKM, Sabtu (17/7/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti penanganan penertiban kedisiplinan masyarakat yang dilakukan oleh aparat di lapangan.

Jokowi bahkan secara khusu menyoroti kasus oknum Satpol PP Gowa, Sulawesi Selatan yang melakukan tindakan kasar pada masyarakat saat razia PPKM.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam Ratas Evaluasi PPKM Darurat di Istana Merdeka, Jumat (16/2021).

Capture video viral Oknum Satpol PP Gowa pukul ibu hamil yang merupakan pemilik warkop Warkop Ivan Riyana, Gowa, Sulawesi Selatan, 14 Juli 2021. Oknum Satpol PP Gowa itu bernama Mardani Hamdan.
Capture video viral Oknum Satpol PP Gowa pukul ibu hamil yang merupakan pemilik warkop Warkop Ivan Riyana, Gowa, Sulawesi Selatan, 14 Juli 2021. Oknum Satpol PP Gowa itu bernama Mardani Hamdan. (YouTube inews.id)

Baca juga: Presiden Jokowi Geram Stok Vaksin Covid-19 Indonesia Masih Menumpuk, Minta Langsung Dihabiskan

Presiden meminta para aparat di lapangan bertindak tegas namun santun saat melaksanakan tugas.

"Hati-hati dalam menurunkan mobility index mengenai penyekatan dan penanganan terhadap masyarakat, pedagang, PKL, toko," kata Jokowi dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: Presiden Jokowi Larang Menteri ke Luar Negeri selama PPKM Darurat, Harus Ada Sense of Crisis

Baca juga: Presiden Jokowi Batalkan Rencana Vaksinasi Berbayar di Kimia Farma, Vaksinasi Individu Tetap Gratis

Jokowi pun mengimbau kepada semua instansi keamanan terkait agar memperhatikan sisi humanis saat melakukan tugas penertiban.

Presiden menilai, cara-cara persuasif justru terkadang lebih bisa diterima dan ditaati masyarakat dengan baik.

"Saya minta kepada Polri dan juga Mendagri, kepada daerah agar jangan keras dan kasar. Tegas dan santun," tegas Jokowi.

"Sambil sosialisasi memberikan ajakan-ajakan, sambil membagi beras, itu mungkin bisa sampai pesannya," ujarnya.

Orang nomor satu di Indonesia itu tampaknya sangat menyayangkan adanya kejadian yang terjadi di Gowa, Sulawesi Selatan.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved