Breaking News:

Virus Corona

Kabar Baik, Kasus Sembuh Pasien Covid-19 di Indonesia Pecah Rekor Lagi

Kasus Covid-19 di Indonesia masih meningkat di beberapa hari terakhir, namun kabar baiknya adalah kasus sembuh pasien Covid-19 juga terus meningkat

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Instagram/@ridwankamil
Ilustrasi Zona Merah Covid-19, Rabu (23/6/2021). Kasus Covid-19 di Indonesia terus memecahkan rekor tertingginya dalam beberapa hari terakhir. 

TRIBUNWOW.COM - Kasus Covid-19 di Indonesia masih meningkat di beberapa hari terakhir, namun kabar baiknya adalah kasus sembuh pasien Covid-19 juga terus meningkat.

Dikutip dari Satgas Nasional Covid-19 dalam situs covid19.go.id, hari ini, Senin (12/7/2021) pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 34,754 kasus. 

Ini menjadi rekor tertinggi setelah kemarin pada Hari Minggu, (11/7/2021) mencapai angka tertinggi sebesar 32.615 orang sembuh per hari.

Satgas Covid-19 juga mencatat penerima vaksin pertama yang terus bertambah dengan jumlah 73.943 orang per tanggal 11 Juli 2021.

Dengan totalnya melebihi 36 juta orang atau 36.267.019 orang.

Baca juga: Ini Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri, Termasuk Kesehatan Mental

Penerima vaksin dosis kedua juga bertambah menjadi 15.011.348 orang dengan tambahan sebanyak 42.018 orang, dan tengah terus bertambah.

Sayangnya tingkat kesmbuhan yang memecahkan rekor terbaiknya juga diiringi dengan jumlah pasien yang terkonfirmasi positif yang juga mencatatkan rekor tertingginya dengan 40,427 Kasus per hari ini, Senin (12/7/2021). 

Hal itu didapat setelah melakukan tes PCR + TCM sebanyak 98,932 orang dalam satu hari, dan tes antigen sebanyak 50,812 orang. 

Terkait terus meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia Presiden Joko Widodo telah memerintahkan TNI untuk turut membantu melakukan penanganan pasien COVID-19 yang tidak bergejala atau bergejala ringan.

Kordinator PPKM Darurat Luhut Binsar Panjaitan juga telah mengarahkan agar Asisten Operasional TNI mengumpulkan data-data kasus positif yang nantinya akan dijadikan dasar mendirikan shelter atau tempat-tempat perawatan dari TNI.

Baca juga: Panduan Harian Pasien Covid-19 untuk Isolasi Mandiri di Rumah yang Aman

Baca juga: Cara Mudah Cek Frekuensi Napas untuk Tahu Masalah Pernapasan Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri

Pemerintah juga menargetkan untuk meningkatkan ruang isolasi dan ruang perawatan intensif di seluruh Jawa-Bali sebesar 40% dari kapasitas sebelumnya.

“Lokasi shelter akan ditentukan bersama Kementerian Kesehatan untuk menghindari tumpang tindih dengan upaya-upaya yang sudah dilakukan Puskesmas,” kata Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi, Sabtu (10/7/2021).

“Koordinator PPKM Darurat juga memberi arahan kepada TNI dan Polri untuk memetakan peluang penambahan tempat perawatan, baik untuk isolasi maupun untuk perawatan intensif di seluruh Jawa dan Bali.” 

“Pemerintah kembali menyampaikan bela sungkawa dan duka cita yang mendalam untuk setiap keluarga yang kehilangan sanak saudaranya."

"Kami mengapresiasi inisiatif masyarakat yang tadi pagi telah mengheningkan cipta pada pukul 10.07 WIB di tanggal 10 bulan tujuh untuk mendoakan arwah para syuhada akibat wabah yang melanda seluruh dunia ini,” ujar Deddy. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)

Baca Artikel Terkait Covid-19 Lainnya

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Virus CoronaCovid-19PPKMJawaBali
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved