Terkini Daerah
Viral Terekam Keroyok Polisi, Remaja 18 Tahun Anggota Geng Motor di Jaksel Jadi Buronan
Bocah 18 tahun bernama Muhammad Aldi Royya (18) sampai saat ini masih menjadi buron seusai mengeroyok polisi senior di Jalan TB Simatupang.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Sempat viral di media sosial sebuah video yang merekam seorang polisi dikeroyok oleh sejumlah remaja di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (8/7/2021) malam.
Korban bernama Aiptu Suwardi diketahui dikeroyok oleh pelaku saat hendak membubarkan aksi balap liar di tempat kejadian perkara.
Hingga Jumat (9/7/2021), delapan pelaku telah berhasil diamankan oleh polisi sedangkan satu orang masih buron.

Baca juga: Sosok Polisi yang Viral Dikeroyok Remaja, Korban Mau Pensiun dan Kini Tak Bisa Bertugas karena Luka
Dikutip TribunWow.com dari TribunJakarta.com, tiga dari delapan pelaku yang diamankan telah ditetapkan sebagai tersangka.
Seluruh pelaku yang diamankan oleh polisi diketahui merupakan anggota dari geng motor 420 Garage.
Sedangkan satu orang yang masih buron adalah Muhammad Aldi Royya alias Penyok (18).
Pihak kepolisian telah memberikan peringatan kepada Penyok agar segera menyerahkan diri ke polisi.
"Saya harap yang bersangkutan menyerahkan diri atau kami tangkap," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah saat merilis kasus di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (9/7/2021).
"Kami tidak mentolerir petugas yang mendapat kekerasan!" tegas Kombes Azis.
"Kami tidak mentolerir adanya tindakan tidak beradab di wilayah Jakarta Selatan," ujarnya.
Tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka bernama Michael (26), Gabriella (24), dan Anestasia (21). Dua nama terakhir merupakan perempuan.
Para pelaku yang menjadi tersangka akan dijerat pasal 170 KUHP dengan ancaman di atas 5 tahun penjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kondisi Aiptu Suwardi terus membaik setelah mendapat perawatan.
Namun Aiptu Suwardi sampai saat ini masih belum bisa bertugas kembali.
"Sudah dicek, ada memar di beberapa bagian dan kepala masih pusing, sehingga perlu istirahat cukup. Yang bersangkutan usianya senior, sebentar lagi pensiun," ungkap Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah, Jumat (9/7/2021).