Breaking News:

Terkini Nasional

BEM UI Dikritik Ade Armando seusai Beri Julukan Jokowi, Delpedro Marhaen Balas Sindir: Ingin Heroik

Blok Politik Pelajar, Delpedro Marhaen terang-terangan menyindir Dosen Komunikasi Universitas Indonesia (UI) Ade Armando.

Instagram @bemui_official
Unggahan akun Instagram BEM UI, Sabtu (26/6/2021). BEM UI menjadi trending topic di Twitter setelah menyebut Jokowi 'King of Lip Service'. 

TRIBUNWOW.COM - Blok Politik Pelajar, Delpedro Marhaen terang-terangan menyindir Dosen Komunikasi Universitas Indonesia (UI) Ade Armando.

Dilansir TribunWow.com, hal itu terkait dengan julukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai 'King of Lip Service' yang diberikan oleh Badan Ekesekutif Mahasiswa (BEM) UI.

Menurut Delpedro, Ade Armando bersikap seolah ingin membentengi Jokowi dari kritik mahasiswa.

Ia pun membantah jika BEM UI hanya dimintai keterangan saat dipanggil rektorat.

Blok Politik Pelajar, Delpedro Marhaen dalam kanal YouTube Kompas TV, Senin (28/6/2021).
Blok Politik Pelajar, Delpedro Marhaen dalam kanal YouTube Kompas TV, Senin (28/6/2021). (YouTube Kompas TV)

Baca juga: Presiden Jokowi: Agustus Kita Targetkan 2 Juta Dosis Vaksin per Hari

Baca juga: BEM UI Unggah Postingan King of Lips Service untuk Jokowi, Istana: Tidak Anti Kritik

Hal itu diungkapkan dalam kanal YouTube Kompas TV, Senin (28/6/2021).

"Mas Ade nampaknya salah, kurang baca berita kayaknya, coba mas scrolling," ucap Delpedro.

"Tidak hanya dimintai klarifikasi teman-teman BEM UI itu."

Ia pun membantah BEM UI berupaya bersikap heroik dengan mengkritik serta mengunggah sejumlah foto Jokowi.

Justru, kata dia, Ade Armando yang kini seolah ingin bersikap heroik dengan membela Jokowi.

"Oleh karenanya BEM UI membuat video, bukan bersifat heroik," katanya.

"Justru menurut saya Mas Ade Armando yang ingin bersikap heroik, muncul di hadapan publik membentengi Jokowi."

Delpedro melanjutkan, BEM UI menganggap pemerintahan Jokowi saat ini sudah sewenang-wenang.

Karena itulah, BEM UI disebutnya tengah berupaya melawan rezim saat ini.

Selain itu, Depedro juga menyebut BEM UI tak hanya sekedar dimintai klarifikasi saat dipanggil pihak rektorat.

"Ini bukan heroik, ini perlawanan terhadap rezim sekarang yang sewenang-wenang, sudah meningkat eskalasinya," jelasnya.

"Jadi bukan hanya dipanggil, ini normalisasi, kejadian berulang kali dan ada permintaan dihapus postingannya."

"Untuk poin yang radikal atau kadrun atau apa pun, menurut saya Mas Ade hanya ingin berputar-putar di sana."

"Padahal publik semua sudah tahu itu jualan Ade Armando CS. Kadrun, taliban dan segala macam, sekarang ini juga sudah ramai," tandasnya.

Baca juga: Diminta Pihak Kampus Hapus Unggahan Jokowi King of Lip Service, Ini Sikap Presiden BEM UI

Baca juga: Saat BEM UI Nobatkan Jokowi sebagai King of Lip Service, Ade Armando: Enggak Nyampai Pikirannya

Simak videonya berikut ini mulai menit ke-3.27:

Cuitan BEM UI

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved