Terkini Daerah
Gadis di Bawah Umur di Medan Dirudapaksa Sopir Taksi Online, Rekaman CCTV Ungkap Fakta Baru
Rekaman CCTV hotel di Padang Bulan memperlihatkan tidak adanya pemaksaan dari SA terhadap GTN. Sebelumnya dikabarkan bahwa GTN dirudpaksa oleh SA.
Penulis: Yonatan Krisna Halman Tri Santosa
Editor: Rekarinta Vintoko
"Cuma pada saat di dalam ada pemaksaan," beber Oloan.
"Kita kan ini advokat, keterangan kita itu bahwasanya dia ada pemaksaan."
"Ada pemukulan 3 kali di kepala, cuma mungkin di CCTV itu tidak kelihatan."
menurut Oloan, rekaman CCTV tersebut terpotong dan pihaknya kini telah menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian.
"Itukan kepotong itu, belum ada video yang lain juga, maksudnya biar aja kita serahkan kepada polisi. Biar nanti polisi yang selidiki lebih dalam," tuturnya.
Baca juga: Rudapaksa dan Bunuh Siswi SMA, Sopir di Kupang Ini Juga Perkosa 4 Wanita Lain dalam Waktu 5 Bulan
Baca juga: Fakta Sopir Truk di Kupang Bunuh lalu Perkosa 2 Gadis, Gunakan Modus Kenalan Lewat Facebook
Sementara itu, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Medan, AKP Madianta Ginting diketahui sedang mengumpulkan barang bukti.
"Saat ini kami masih memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti," bebernya, Selasa (22/6/2021).
Mardianta mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang mengejar pelaku.
Dirinya mengaku belum bisa memberi keterangan lebih lanjut.
"Kita masih selidiki ini, karena nomor plat mobil tersebut berbeda dengan identitas pelaku," tegasnya.
Dikutip TribunWow.com dari Tribun Medan pada Selasa (22/6/2021), pakaian dalam korban diketahui sudah diamankan oleh pihak kepolisain.
(TribunWow.com/krisna)
Berita terkait Kasus Rudapaksa Lainnya
Sebagian artikel ini telah diolah dari Tribun Medan dengan judul Rekaman CCTV Ungkap Fakta Aneh Kasus Rudapaksa Siswi SMA Oleh Driver Taksi Online, Tidak Ada Paksaan, Sopir Taksi Online di Medan Rudapaksa Gadis Dibawah Umur, Modus Mau Ambil Barang Tertinggal dan Detik-detik Sebelum Sopir Taksi Online di Medan Rudapaksa Gadis Dibawah Umur