Wacana Presiden 3 Periode
Fakta Penolakan Presiden 3 Periode: Dinilai Sesat hingga Rocky Gerung Minta Jokowi Tampar Qodari
Komunitas Jokowi-Prabowo 2024 mendapat penolakan dari berbagai kalangan, baik yang selama ini vokal mengkritik pemerintah, atau mendukung pemerintah.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
"Ini tiba-tiba Presiden Jokowi digoda-goda untuk tiga periode."
"Kita sama-sama tahu, pendukung presiden ini mayoritas adalah para aktivis '98."
"Mereka berjuang di '98 melawan tirani orde baru," tegas Immanuel.
Terakhir, Immanuel meminta agar Qodari tidak menyesatkan publik dengan wacana presiden tiga periode.
"Artinya jangan juga Qodari ini membawa demokrasi ke era kegelapan zaman orde baru," ujar Immanuel.
"Ini bahaya, kalau Qodari mau sesat, biarlah Qodari dan gerombolannya," sambungnya.
Ade Armando Peringatkan Bahaya Jokowi 3 Periode
Pakar komunikasi politik sekaligus Direktur Komunikasi Saiful Mudjani Research and Consulting (SMRC), Ade Armando menilai wacana presiden tiga periode terlalu berbahaya untuk direalisasikan.
Menurut Ade Armando, usul Presiden RI Joko Widodo kembali maju di tahun 2024 justru akan membuat perpecahan di masyarakat.
Hal itu disampaikan oleh Ade Armando dalam acara Prime Talk Metrotvnews, Senin (21/6/2021).
Baca juga: Trending di Twitter Tagar TangkapQodari, Ini Peran Qodari dalam Usulan Jokowi-Prabowo 2024
Ade Armando mengatakan, konflik sangat rawan terjadi di lapisan masyarakat umum.
Sedangkan di kalangan elite, konflik kemungkinan besar dapat diredam.
"Potensi perpecahan di tengah masyarakat akar rumput akibat ide tentang memajukan kembali Pak Jokowi sebagai calon presiden, itu harganya bisa sangat mahal," ungkap Ade Armando.
Ade Armando menyampaikan, ada tiga kubu dalam polemik wacana Jokowi tiga periode.
Kubu pertama adalah para pendukung partai tertentu yang tegas menolak, yakni simpatisan PKS, Gerindra, PPP, dan Demokrat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pengam1ga-periode-atau-maju-lagi-di-pilpres-2024.jpg)