Terkini Daerah
Fakta Kepala Sekolah Tewas seusai Ditikam Orangtua Siswa, Pelaku Tak Terima sang Anak Dipulangkan
Seorang kepala sekolah di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) tewas seusai ditikam oleh orangtua siswa. Ini kronologinya.
Editor: Mohamad Yoenus
Tujuan untuk menyampaikan pengeluhan tentang anak yang tidak bisa mengikuti ujian akhir kenaikan kelas.
Pada saat itu, pelaku melihat sangkur milik Kepala Desa yang digantung di dinding ruangan tamu dan langsung mengambil tanpa pemberitahuan kepala desa.
"Saat itu juga pelaku menuju ke sekolah dan menanyakan kepada ibu Astin (guru/bendahara) tentang guru siapa yang menyuruh anaknya pulang. Namun tidak mendapat jawaban," ungkapnya.
Lanjutnta, pada kesempatan tersebut, korban melihat pelaku sedang memegang pisau sangkur dan menyampaikan bahwa akan melaporkan ke polisi.
"Setelah mendengar ancaman kepala sekolah, pelaku bangun dan langsung mencabut pisau sangkur dan langsung menikam korban mengenai bagian perut sebelah kanan," jelasnya.
Setelah itu, tambah Sudarmin, pelaku menyerahkan pisau sangkur kepada penjaga sekolah Heronimus Wonga.
Pelaku langsung menuju ke rumah kepala dusun Kristianus Meze untuk menyampaikan kejadian tersebut.
"Pelaku meminta bapak dusun untuk bersama sama menyerahkan diri ke Polsek Nangaroro," ujarnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta Baru, Kepala Sekolah yang Perutnya Ditikam oleh Orangtua Siswa Meninggal Dunia" dan Pos-Kupang.com dengan judul Pelaku Penikaman Kepsek SDI Ndora Diancam 5 Tahun Penjara Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka