Breaking News:

Prostitusi Online

Fakta Prostitusi Online di Ciputat, Terbongkar setelah Korban Diam-diam Lapor Keluarga Lewat Medsos

Pasangan suami istri yang menjalankan bisnis prostitusi di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten berhasil ditangkap polisi.

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
Tribunnews.com
Ilustrasi gadis remaja jadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang di Ciputat, Selasa (1/6/2021). Polres Tangsel berhasil tangkap pelaku dan sedang dalami kasus tersebut. 

TRIBUNWOW.COM - Pasangan suami istri yang menjalankan bisnis prostitusi di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten berhasil ditangkap polisi.

Dilansir TribunWow.com dari Tribunnews.com, kasus tersebut terungkap setelah korban gadis berinisial A yang masih berusia 16 tahun secara diam-diam berhasil melapor kepada keluarganya pada Sabtu (29/5/2021).

"Sudah di Polres tersangkanya. Sudah diamanin, dua suami istri ya," kata Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin saat dikonfirmasi pada Senin (31/5/2021).

Gadis tersebut ternyata disekap di sebuah kos di Gang Bhineka Jalan IR H Juanda, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Baca juga: Percakapan Dua Wanita sebelum Bunuh Teman Sekampung dan Buat Jasad Korban Seolah-olah Bunuh Diri

A juga disebut sudah berulang kali dijajakan kepada pria hidung belang.

Kedua tersangka berinisial FM dan BS merupakan pasangan suami istri kini tengah diperiksa atas kasus Tindak Pindana Penjualan Orang (TPPO).

"Awalnya sih jual anak (korban-red) itu sudah berlangsung, sudah beberapa kali."

"Kalau saya dapat laporan itu berkaitan dengan itunya saja, penjualan si anak itu, eksploitasi seks lah, dijual diri ya. Kita kenakan TPPO," kata Iman.

Baca juga: Polisi Bongkar Prostitusi Anak di Bawah Umur di Kalangan ABK, Muncikari Masih Berusia 18 Tahun

Baca juga: Pengakuan Pelanggan Prostitusi Anak di Ketapang: Satu Kali Kencan Rp 4 Juta Saya Kasih ke Korban

"Nanti kalau ada fakta hukum penganiayaannya, kami junctokan," ujar Iman.

Dalam menjalankan bisnisnya kedua pasangan itu disebut berbagi peran, FM bertugas merekrut PSK, sedangkan BS bertugas mencari pelanggan pria hidung belang.

"Suaminya bagian nyari pembeli, nyari pengguna. Istrinya yang menyiapkannya," ujar Iman.

Sebelumnya, paman korban S (54) menceritakan detik-detik ketika pihak keluarga berhasil menemukan lokasi A setelah A berhasil menghubungi kakanya lewat aplikasi media sosial. 

"Katanya ada yang ngasih kabar, sama ponakan saya si EL, akhirnya dicari tuh alamatnya, dikasih tahu di belakang BCA Ciputat saja," ujar S di kediamannya, Minggu (31/5/2021).

Berdasar dari pesan yang didapatkan, kemudian sang kakak dan ayah korban berhasil melacak lokasi korban yang berada di sebuah kos di kawasan Ciputat. 

Saat tiba di lokasi pihak keluarga sempat cekcok dengan pelaku yang mengelak bahwa korban berada di sana. 

Ternyata A ditemukan disekap di dalam lemari dengan kondisi penuh luka lebam.

Ayahnya kemudian berhasil membawa pulang putrinya tersebut dan kemudian melapor kepada aparat Polres Tangsel pelaku yang menyekap dan menjual anaknya tersebut.

"Mulanya sempat bilang tidak ada A. Sempat diumpetin didalam lemari.  Itu kejadiannya malam sekitar jam 10 atau 11 (Sabtu, 29 Mei 2021-red)."

"Wajah A lebam. Sempat disambit pakai batu juga, untungnya tidak kena. bibirnya berdarah. Namun takutnya hidungnya patah, tapi saya belum tahu hasil visumnya," katanya. (TribunWow.com/Afzal Nur Iman)

Artikel ini telah terbit di TribunJakarta.com dengan judul Kejamnya Suami Istri di Ciputat, Aniaya, Sekap Remaja di Dalam Lemari hingga Dijual Jadi PSK dan Tribunnews.com dengan judul Pasangan Suami Istri Berbagi Peran Jalankan Bisnis Prostitusi di Ciputat, Korbannya Gadis Remaja

Baca Artikel Lain Terkait

Sumber: Tribun Jakarta
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved