Breaking News:

Terkini Daerah

Fakta Viral Video Mesum Siswi SMP di Tasikmalaya, Ngaku Ketagihan Seks hingga Suka sama Suka

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Tasikmalaya, Ato Rinanto, buka suara soal kasus video mesum yang diperankan siswi SMP.

Tribun Video
Ilustrasi - Siswi SMP dan remaja 17 tahun terlibat kasus video porno yang viral di media sosial. Siswi SMP asal Tasikmalaya itu mengaku sudah ketagihan seks karena terbiasa melihat video porno. 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Tasikmalaya, Ato Rinanto, buka suara soal kasus video mesum yang diperankan siswi sekolah menengah pertama (SMP).

Dilansir TribunWow.com, Ato menyebut siswi SMP tersebut sudah ketagihan seks karena terbiasa melihat film porno.

Bahkan, menurut Ato, siswi SMP tersebut mengaku bisa berhubungan badan lima kali dengan pria berbeda dalam sepekan.

"Sesuai keterangan pelaku perempuan, akibat sering menonton film porno mengaku ketagihan seks," ujar Ato, dikutip dari Kompas.com, Minggu (30/5/2021).

"Sampai mengaku berhubungan suka sama suka dan sepekan bisa berhubungan badan dengan 5 pria berbeda-beda. Jadi bukan hanya pria dalam video yang viral itu."

Perempuan muda yang membuat heboh Tasikmalaya (membelakangi kamera) saat dimintai keterangan oleh polisi. Dalam video porno yang  diperankannya, siswi SMP ini dalam kondisi setengah telanjang dan menawarkan diri seharga Rp 200 ribu.
Perempuan muda yang membuat heboh Tasikmalaya (membelakangi kamera) saat dimintai keterangan oleh polisi. Dalam video porno yang diperankannya, siswi SMP ini dalam kondisi setengah telanjang dan menawarkan diri seharga Rp 200 ribu. (TribunJabar.id/Istimewa)

Baca juga: Siswi SMP Ditemukan Tewas Terkubur seusai Dirudapaksa 2 Tetangganya, Pelaku Terinsipirasi Film Porno

Baca juga: Viral Artis Dewasa Asal Rusia Syuting Video Mesum di Bali, Beredar di Situs Porno Internasional

Tawarkan Diri Seharga Rp 200 Ribu

Ato menduga terdapat lima pria dalam video setengah bugil siswi SMP itu.

Namun, dalam video berdurasi enam detik itu hanya merekam siswi perempuan dan seorang siswa menawarkan diri seharga Rp 200 ribu.

"Iya, hasil keterangan dari yang ada di rekaman video tersebut diduga berjumlah 5 orang bersama siswi SMP itu," ujar Ato.

"Namun, yang terekam hanya satu orang pria dan perempuannya."

Menurut Ato, kejadian ini juga disebabkan kelalaian orangtua mengawasi anaknya.

Karena itu, Ato lantas mengingatkan orangtua agar lebih peduli pada anak.

"Ini tentunya peran orangtua sangat penting. Ini menjadi hal yang sangat penting menjadi perhatian kita semua supaya tak terjadi lagi hal serupa di kalangan anak-anak. Paling utamanya adalah perempuan," sambungnya.

Mengaku Iseng

Ato menyatakan pihaknya menduga perbuatan mesum siswi SMP dan pria 17 tahun berinisial PM dilakukan atas dasar suka sama suka.

Ia pun tak menampik adanya dugaan prostitusi dalam kasus ini.

"Tapi saat kita coba tanya ke arah adakah unsur prostitusi, mereka tak terbuka. Namun, mereka justru melakukan hubungan badan mengakuinya atas dasar suka sama suka. Demikian hasil sementara pendalaman kami dari KPAID."

Ato menyebut KPAID akan terus berupaya memulihkan trauma dengan pendampingan psikologis pada kedua remaja dalam video mesum itu.

Baca juga: Jual Konten di Situs Porno, Pemeran Viral Mesum di Bogor Hanya Dapat Rp 6 Ribu per Seribu Views

Baca juga: Artis GL Bungkam seusai Diperiksa Kasus Pornografi, Pengacara: Kita Percaya Penyidik Profesional

Kronologi

Dalam video enam detik yang beredar luas, tampak seorang wanita muda dalam kondisi setengah telanjang.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved