Breaking News:

Kabar Tokoh

Makna Sorban Bendera Palestina yang Dipakai Anies Baswedan: Kita Ikhtiar, Kita Doakan

Anies menjelaskan apa tujuannya memakai sorban bergambar bendera Palestina dan Indonesia saat merayakan lebaran, Kamis (13/5/2021).

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
instagram/@aniesbaswedan
Potret Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat merayakan lebaran di rumahnya, Kamis (13/5/2021). Nampak Anies mengenakan sorban bergambar bendera Palestina. 

TRIBUNWOW.COM - Lewat akun media sosial Instagram miliknya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan kegiatan dirinya saat merayakan lebaran bersama keluarga.

Ada hal menarik dari foto-foto yang diunggah oleh Anies.

Pada busana yang ia kenakan, Anies nampak menggunakan aksesori berupa sorban yang di ujungnya terdapat gambar bendera Palestina dan Indonesia.

Bentrok terjadi antara pengunjuk rasa Palestina dan aparat keamanan Israel di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, Jumat (7/5/2021).
Bentrok terjadi antara pengunjuk rasa Palestina dan aparat keamanan Israel di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, Jumat (7/5/2021). (AFP/Ahmad Gharabli)

Baca juga: Cerita Lucu Anies Baswedan Diprotes Anak saat Lebaran sebelum Pandemi: Mereka Selalu Protes

Seperti yang diketahui, Palestina saat ini tengah berada dalam situasi yang memprihatinkan, dimana ratusan warganya mengalami luka-luka akibat kekerasan yang dilakukan oleh Israel.

Dikutip TribunWow.com dari TribunJakarta.com, Anies mengakui dirinya memang sengaja memakai sorban berbendera Palestina tersebut.

"Ini sorbannya adalah Indonesia dan Palestina, makanya yang satu motif batik dan satu lagi motif kaffiyeh," ujarnya saat ditemui TribunJakarta.com di kediamannya, Kamis (13/5/2021).

Anies menyatakan, dirinya bersimpati terhadap kondisi di Palestina yang memanas seusai Israel melancarkan serangan ke Masjid Al Aqsa.

Ia juga mengutip pernyataan dari presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno di tahun 1962 tentang Indonesia yang akan terus berjuang menentang penjajahan selama kemerdekaan belum diserahkan kepada bangsa Palestina.

Anies lalu mengajak publik untuk berusaha dan berikhtiar membantu warga Palestina yang tengah berada dalam masa-masa sulit.

"Kita ikhtiar, untuk itu kita doakan semoga segera terjadi suasana aman dan damai. Terutama untuk anak-anak di sana, betapa traumatiknya anak-anak di sana," kata Anies.

"Dalam situasi pandemi, ada perang dan anak-anak menjadi saksi, menjadi korban yang akan terdampak lintas generasi, kita doakan di sana damai," sambungnya.

Baca juga: Sebut Lukai Perasaan Umat Muslim, Indonesia Kecam Pengusiran 6 Warga Palestina dari Sheikh Jarrah

Kronologi Bentrok di Masjid Al-Aqsa

Bentrok terjadi di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, Israel pada Jumat (7/5/2021) malam waktu setempat.

Dilansir TribunWow.com dari BBC, bentrok terjadi antara polisi Israel yang menembakkan peluru karet dan granat kejut ke arah warga Palestina.

Warga Palestina sendiri bersenjatakan batu.

Insiden bermula dari ancaman pengusiran warga Palestina dari wilayah mereka yang diakui warga Yahudi sebagai permukiman miliknya.

Sebanyak 205 warga Palestina dan 17 aparat Israel terluka akibat insiden ini.

Kejadian bermula saat puluhan ribu warga Palestina datang ke Masjid Al-Aqsa jelang malam Lailatul Qadar yang suci.

Setelah salat, banyak yang tidak langsung pulang.

Mereka mengikuti aksi protes menentang pengusiran warga Palestina dari wilayah yang diklaim milik warga Yahudi.

Setelah buka puasa, bentrok pecah di dekat Masjid Al-Aqsa dan dekat Sheikh Jarrah yang berada di sekitar Gerbang Damaskus atau Kota Tua Yerusalem.

Aparat menerjunkan meriam air dan kendaraan lapis baja untuk membubarkan pengunjuk rasa.

Ada pula pengunjuk rasa yang berasal dari tempat lain.

"Kami sudah terbiasa menghadapi pendudukan ini, mereka mulanya mengambil beberapa rumah di sini secara ilegal, lalu mengeklaim bahwa rumah-rumah ini punya mereka," kata pengunjuk rasa Bashar Bahmoud (23).

"Bila tidak mendukung kelompok warga di sini, (pengusiran) akan terjadi di rumah saya, rumah dia, rumah mereka, dan semua warga Palestina yang tinggal di sini," kata Bashar.

Baca juga: Palestina Tuduh Israel Menahan Pengiriman Vaksin ke Gaza, Belum Ada yang Terima Suntikan Vaksinasi

Akibat kejadian itu, Dinas Ambulans Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan 108 warganya yang luka-luka dilarikan ke rumah sakit.

Mereka umumnya terkena peluru logam berlapis karet.

Sebagian lainnya menderita luka berat.

Sementara itu juru bicara kepolisian menyebut pengunjuk rasa melemparkan batu, petasan, dan benda lainnya ke arah petugas.

Sebanyak 17 aparat dibawa ke rumah sakit.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, lalu menyatakan Israel harus bertanggung jawab atas bentrok yang terjadi di kota suci tersebut.

Ia mendesak Dewan Keamanan Bangsa-bangsa (PBB) menggelar rapat khusus atas kekerasan yang telah terjadi.

Setelah kejadian itu, militer Israel menyebut akan menambah pasukan ke Tepi Barat.

Diketahui ketegangan telah terjadi di Yerusalem dan Tepi Barat selama bulan suci Ramadan, terutama di kawasan Sheikh Jarrah.

Di kawasan tersebut, banyak warga Palestina diusir setelah sekian lama bersengketa hukum. (TribunWow.com/Brigitta)

Sebagian artikel ini diolah dari TribunJakarta.com dengan judul Pakai Sorban Bendera Palestina Saat Lebaran, Gubernur Anies Singgung Pesan Bung Karno

Baca berita lainnya terkait Israel dan Palestina

Sumber: TribunWow.com
Tags:
PalestinaAnies BaswedanGubernur Anies BaswedanDKI JakartaIsrael
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved