Breaking News:

Pemerintah Larang Mudik

Cerita Pemudik yang Ditertawakan oleh Ganjar Pranowo karena Tingkah Istrinya Berujung Karantina

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi sejumlah pemudik yang nekat masuk ke Jawa Tengah.

KOMPAS.com/HUMAS PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai menghadiri acara Halaqoh Kyai Santri Tentang Pencegahan Terorisme di Hotel Grand Syahid Salatiga, Sabtu (14/9/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi sejumlah pemudik yang nekat masuk ke Jawa Tengah.

Ganjar Pranowo menengok sejumlah pemudik yang dikarantina di GOR Satria Purwokerto, Jumat (7/5/2021).

Di antara para pemudik yang nekat dan dikarantina itu, ada satu orang yang ternyata dilaporkan sendiri oleh istrinya.

Baca juga: Beda Nasib Ibu Dewan Bermobil Fortuner Vs Bu Guru Naik Bentor saat Dicegat Petugas Penyekatan Mudik

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berdialog dengan Wagiman, pemudik yang dikarantina di GOR Satria Purwokerto, Jumat (7/5/2021).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berdialog dengan Wagiman, pemudik yang dikarantina di GOR Satria Purwokerto, Jumat (7/5/2021). (Tribun Jateng)

Awalnya Ganjar meninjau lokasi karantina pemudik di Banyumas, yakni di GOR Satria.

Ada dua pemudik yang sedang dikarantina di tempat itu.

Ganjar mengajak mengobrol tentang kesannya dikarantina.

Namun saat ditanya alasan kenapa dikarantina, salah satu pemudik bernama Wagiman mengatakan, ia terpaksa karantina karena dilaporkan oleh istrinya.

"Saya dilaporkan istri pak. Gara-gara istri lapor ketua RT, saya langsung dikarantina," ucap Wagiman.

Baca juga: TNI Pastikan Hoaks Video Viral Tank Baja yang Disebut untuk Penyekatan Mudik, Pengunggah Kini Dicari

Sontak saja jawaban Wagiman ini membuat Ganjar, Bupati Banyumas, Achmad Husein dan beberapa pejabat lain tertawa.

Ternyata hal itu bukan candaan belaka.

Wagiman mengatakan bahwa ia benar-benar dilaporkan istrinya hingga ia harus dikarantina.

"Benar, saya dilaporkan istri. Istri saya yang lapor ke pak RT bahwa saya datang dari Jakarta. Langsung sampai sini dikarantina, belum ketemu anak istri dikarantina di sini," katanya kepada Tribunbanyumas.com, dalam rilis.

Baca juga: 1 Keluarga Mudik dari Jateng ke Bandung Jalan Kaki Sambil Gendong 2 Balita, Bawa Uang Rp 120 Ribu

Awalnya jengkel, namun setelah mengetahui semua pemudik yang datang ke Banyumas pada tanggal 6-17 Mei dikarantina selama lima hari.

Ia pun menyadari kesalahannya karena nekat mudik dan mau dikarantina di tempat itu.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved