Reshuffle Kabinet
Masa Jabatan Tinggal 3 Tahun, Jokowi Nekat Reshuffle? Burhanuddin Muhtadi: Risikonya Tinggi
Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi menanggapi isu reshuffle kabinet.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
Hal itu disebabkan perubahan tentang faktor politis dari menteri-menteri yang akan diganti posisinya.
"Kecuali kalau misalnya tidak ada yang ditambahi atau dikurangi, yang terjadi hanya digeser posisi, tetapi jumlah total alokasi buat partai itu tetap. Mungkin debatnya akan jauh lebih pendek," terang Burhan.
Lihat videonya mulai menit 4.00:
Sosok Menteri yang Dekat Jokowi Mungkin Diganti
Direktur Eksekutif Indobarometer M Qodari mengungkap kemungkinan PAN masuk koalisi pemerintahan melalui reshuffle kabinet.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan melalui tayangan Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV, Selasa (20/4/2021).
Dikabarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan segera mengumumkan reshuffle kabinet.
Baca juga: Usulkan Mahfud MD Di-reshuffle, Pengamat Singgung Kepulangan Rizieq Shihab: Pentingnya Apa?
Santer beredar beberapa nama menteri yang bakal diganti dan calon-calon yang mungkin akan masuk ke dalam Kabinet Indonesia Maju.
"PAN ini mau di mana?" singgung Qodari.
Ia menyebut PAN memiliki latar belakang pernah mengisi posisi Kementerian Perhubungan di masa pemerintahan yang lampau.

"PAN itu pernah berkali-kali terutama di zaman Pak Hatta Rajasa mengisi Kementerian Perhubungan," katanya.
Ia lalu menyoroti Menteri Perhubungan saat ini, Budi Karya Sumadi.
Menurut Qodari, Budi Karya Sumadi cukup dekat dengan Jokowi.
Namun ada kemungkinan ia mengalami penurunan kesehatan.