Breaking News:

Reshuffle Kabinet

Usulkan Mahfud MD Di-reshuffle, Pengamat Singgung Kepulangan Rizieq Shihab: Pentingnya Apa?

Pengamat politik sekaligus Sosiolog Arief Munandar menyebut nama menteri yang layak masuk dalam daftar reshuffle.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
youtube metrotvnews
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, dalam acara Susi Cek Ombak, Rabu (24/2/2021). Terbaru, Sosiolog Arief Munandar mengusulkan Menko Polhukam Mahfud MD di-reshuffle. 

TRIBUNWOW.COM - Pengamat politik sekaligus Sosiolog Arief Munandar menyebut nama menteri yang layak masuk dalam daftar reshuffle.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan di kanal YouTube Bang Arief, Minggu (18/4/2021).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan segera mengumumkan perombakan Kabinet Indonesia Maju.

Sosiolog Arief Munandar mengusulkan Menko Polhukam Mahfud MD di-reshuffle.
Sosiolog Arief Munandar mengusulkan Menko Polhukam Mahfud MD di-reshuffle. (Capture YouTube Bang Arief)

Baca juga: Reaksi Mahfud MD setelah Demokrat Versi KLB Ditolak, Ungkit Hubungan dengan Moeldoko dan SBY

Muncul sejumlah nama yang diprediksi akan masuk dalam daftar reshuffle.

Arief Munandar lalu menyebut nama yang menurut dia bisa masuk dalam daftar reshuffle, yakni Menko Polhukam Mahfud MD lantaran kerap membuat pernyataan kontroversial.

"Banyak banget keributan yang terjadi dari statement Prak Mahfud," ungkap Arief Munandar.

Ia memberi contoh pada momen kepulangan eks pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang menuai kontroversi karena menimbulkan kerumunan di tengah pandemi.

"Yang paling diingat publik adalah terkait kepulangan Habib Rizieq Shihab. Gue enggak ngerti pentingnya apa (Mahfud MD) mengomentari bahwa Rizieq Shihab itu pengikutnya enggak banyak?" tanya Arief.

Diketahui saat itu Mahfud MD mempersilakan agar pengikut atau simpatisan Rizieq Shihab menjemput di bandara asalkan tertib.

"Kemudian dijawab kontan oleh pendukungnya Habib Rizieq. Itu bahkan ada ratusan ribu, sehingga bandara sempat chaos," lanjut Arief.

Baca juga: Beda dengan yang Lain, Ujang Komarudin Usul 2 Menteri Ini Ikut Di-reshuffle: Belum Kinclong

Ia menyebut contoh lain ketika pernyataan Mahfud membuat kontroversi lainnya.

"Belum lagi hal-hal yang lain. Misal ketika publik dibuat pusing ketika Pak Mahfud dalam suatu acara di televisi swasta mencoba memberi kita pemahaman bahwa ada pelanggaran HAM yang bukan pelanggaran HAM," kata Arief.

"Itu kocak," komentar pengamat politik ini.

Menurut Arief, pernyataan Mahfud MD tentang pelanggaran HAM itu justru menimbulkan kebingungan yang lebih besar lagi.

"Satu lagi misalnya, dalam pembentukan Satgas BLBI yang ditugaskan menyelamatkan uang negara Rp108 triliun," katanya.

Setelah itu, banyak yang bertanya kenapa satgas baru dibentuk sekarang.

Jawaban Mahfud MD disebut semakin membuat kebingungan masyarakat.

"Jawabannya Mahfud, 'Ya karena sekarang kita berkuasa'," ungkap Arief.

"Kalau bicara penyebab kehebohan, the king-nya adalah Pak Mahfud dan Pak Mahfud harusnya digeser," tegasnya.

Lihat videonya mulai menit 11.40:

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved