Breaking News:

Terkini Daerah

Detik-detik Pria di Mataram Tusuk Istri hingga Tewas, Berawal dari Cekcok, Ngaku Tak Ada Niat Bunuh

Seorang pria di Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram tega membunuh istrinya sendiri. Ini kronologinya.

TribunLombok.com/Sirtupillaili
PEMBUNUHAN: Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi (dua dari kiri) bersama Kasat Reskrim Kompol Kadek Adi Budi Astawa (dua dari kanan) menunjukkan barang bukti dalam kasus pembunuhan suami tusuk istri, Senin (19/4/2021). 

”Dengan ancaman yaitu paling lama 15 tahun penjara,” katanya.

Baca juga: Viral Belasan Remaja Mandi di Atas Truk di Jalanan, Sesekali Gaya di Depan Kamera, Ini Kata Polisi

Kronologis Lengkap

Heri Wahyudi menambahkan, terkait kronologis kejadian, insiden bermula saat pelaku dan korban berjualan buah, di Jalan Adi Sucipto, depan Markas TNI AU, Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Hari Jumat (16/4/2021), pukul 20.00 Wita, pelaku MA atau Asgar mendengar korban sedang telponan dengan kata-kata mesraan dengan seseorang.

Dia kemudian mengingatkan istrinya, bahwa hal itu membuatnya cemburu.

Namun korban tidak memperdulilan omongan suaminya, sehingga terjadi cek cok antara mereka berdua.

Sampai larut malam, hari telah memasuki Sabtu (17/4/2021), pukul 01.00 Wita.

Perkelahian diantara mereka belum juga mereda.

Menurut pengakuan pelaku kepada polisi, karena merasa kesal dengan caci maki istrinya, tanpa sadar dia mengambil pisau di dekat barang dagangan (buah) dan langsung menghujamkan ke arah leher kanan sebanyak satu kali.

Perbuatan sang suami membuat istrinya mengalami luka dan darah langsung mengalir deras dari leher korban.

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: Tribun Lombok
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved