Terkini Daerah
Sosok Abah Popon Asal Sukabumi Masih Misteri, Didatangi Terduga Teroris untuk Minta Ilmu Kebal
Sosok Abah Popon asal Sukabumi, Jawa Barat yang disebut para terduga teroris sebagai tempatnya meminta ilmu kebal sebelum beraksi.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Sosok Abah Popon asal Sukabumi, Jawa Barat yang disebut para terduga teroris sebagai tempatnya meminta ilmu kebal sebelum beraksi hingga kini masih misteri.
Dikutip dari Tribun Jakarta, nama Abah Popon jadi perbincangan usai disebut-sebut dalam video pengakuan yang dilontarkan para terduga teroris yang telah ditahan Densus 88.
Dalam video pengakuan itu, para terduga teroris membeberkan alasannya melakukan teror hingga rencananya meledakan bom maupun penyerrangan di sejumlah lokasi.

Baca juga: Viral Terduga Teroris Ngaku Simpatisan FPI, Novel Bamukmin: Ini Cara PKI Adu Domba Umat Islam
Selain itu, ada juga pengakuan dari mereka yang mengaku sempat meminta ilmu kebal dari seseorang bernama Abah Popon di Sukabumi.
Pengakuan itu salah satunya disampaikan terduga teroris Bambang Setiono.
Dalam videonya, Bambang mengaku pernah belajar ilmu kebal di wilayah Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat kepada Abah Popon.
Dia mengaku tiga kali menemui Abah Popon bersama terduga teroris lain yang telah ditangkap.
Adapun Bambang adalah terduga teroris yang ditangkap dalam satu rangkaian di lokasi Bekasi dan Condet, Jakarta Timur pada Senin (29/3/2021) atau sehari setelah terjadinya bom di Makassar, Sulawesi Selatan.
Dalam video pengakuannya, dia mengaku sudah merencanakan sejumlah aksi teror.
Mulai dari rencananya menyerang SPBU, menyerang warga keturunan Tionghoa hingga melakukan aksi bila terjadinya kerusuhan saat terjadi demonstrasi.
Dia juga mengaku pernah merencanakan aksi teror kepada personel kepolisian.
Rencana tersebut dibahas bersama sejumlah jamaahnya yang kini juga telah tertangkap.
Salah satunya adalah rencana penyiraman air keras terhadap pesonel kepolisian yang bertugas.
"Saya ikut mengetahui rencana pelemparan air keras Habib Husein Hasmy kepada petugas kepolisian," kata Bambang dalam video pengakuan yang tersebar di kalangan awak media.
Baca juga: 4 Terduga Teroris Ngaku Simpatisan FPI, Pengacara HRS Sebut Tak Mungkin: Sudah Bubar
Tak hanya itu, dia juga merencanakan untuk melakukan pelemparan bom molotov kepada personel kepolisian.