Isu Kudeta Partai Demokrat
Curhat Yasonna Laoly seusai Tolak Demokrat Kubu Moeldoko, Ngaku Sangat Dongkol pada Kubu AHY
Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly meluapkan kejengkelannya pada Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
"Karena dua yang harus dirujuk dalam penyelesaian partai politik, pendaftaran kepengurusan partai politi, perubahan anggaran dasar."
"Harus merujuk Undang-undang Partai Politik, UU No 2 2008 dan UU No 2 2011, yang merujuk anggaran dasar, anggaran rumah tangga partai politik."
Ia lantas kembali mengungkit tudingan yang dilayangkan kubu AHY pada pemerintah.
Meski akhirnya menolak kubu Moeldoko, Yasonna mengakui sebenarnya lebih kesal pada kubu AHY.
"Saya katakan kami akan konsisten, tapi jangan dong belum-belum, bahkan belum ada KLB sudah ribut menuding kita," ujar Yasonna.
"Sebenarnya dari sisi gondoknya kita lebih gondok ke kubu AHY."
"Tudingan yang tidak beralasan dan lain-lain, tapi udahlah kita mau tunjukkan kita netral dalam soal itu," sambungnya menyudahi.
Simak videonya berikut ini mulai menit ke-2.05:
Sindiran untuk Moeldoko
Di sisi lain, Politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik secara terang-terangan menyindir Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko.
Dilansir TribunWow.com, sindiran itu dilayangkan Rachland terkait soal pemerintah yang menolak hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat kubu Moeldoko.
Melalui akun Twitter-nya @RachlanNashidik, Rabu (31/3/2021), ia meminta Moeldoko dan Partai Demokrat versi KLB untuk segera insaf.
Baca juga: KLB Deli Serdang Ditolak, Demokrat Kini Ajak Moeldoko Gabung Resmi: Kalau Mau Jadi Cagub DKI
Baca juga: Reaksi Mahfud MD setelah Demokrat Versi KLB Ditolak, Ungkit Hubungan dengan Moeldoko dan SBY
Ia pun menyarankan Moeldoko agar segera mengakui kesalahan setelah berupaya mendongkel posisi Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Saya sarankan Ketum abal abal Moeldoko insyaf dan introspeksi.
Satu-satunya jalan untuk memperbaiki kehormatannya sendiri adalah dengan mengakui kesalahan.