Breaking News:

Terkini Daerah

Tak Pernah Untung Jadi Muncikari, Ibu-Ibu Penjual Kopi di Pamekasan Menyesal Kini Diciduk Polisi

Coba-coba menjadi muncikari, S (51) yang sudah 12 tahun menjual kopi mengaku tidak pernah menerima untung dari PSK yang ia tawarkan.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Penjual kopi sekaligus muncikari S saat diinterogasi di ruang pengaduan Polres Pamekasan, Madura, Rabu (24/3/2021). S mengaku tak pernah untung selama dirinya menjadi muncikari. 

TRIBUNWOW.COM - Ngaku tak pernah meraup uang sepeser pun saat menjadi muncikari, S (51) kini menyesali perbuatannya seusai ditangkap oleh polisi.

S yang sudah belasan tahun berjual kopi, menawarkan pekerja seks komersial (PSK) saat berjualan di Pasar 17 Agustus, Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

PSK yang ditawarkan oleh S tak lain adalah pegawainya sendiri yakni E.

Muncikari S saat diinterogasi oleh Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Adhi Putranto Utomo di ruang pengaduan Polres Pamekasan, Madura, Rabu (24/3/2021).
Muncikari S saat diinterogasi oleh Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Adhi Putranto Utomo di ruang pengaduan Polres Pamekasan, Madura, Rabu (24/3/2021). (TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN)

Baca juga: Kerap Berbaju Seksi, Warga Terkejut PSK Hotel Alona Mayoritas Anak-Anak: Fisiknya Dewasa

Dikutip TribunWow.com dari TribunMadura.com, berdasarkan penyelidikan polisi diketahui S menawarkan E mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu,

S bercerita, E sudah 10 hari bekerja di warung kopinya dan hanya dibayar sebesar Rp 50 ribu.

E biasanya ditugasi untuk mencuci, menyapu hingga memasak.

Hingga kini ditangkap, E sudah dua kali melakukan hubungan badan seusai ditawarkan oleh S kepada pelanggan warung kopi tersebut.

S mengaku, dirinya selalu menanyakan kepada E apakah mau melayani pelanggan warung kopi yang meminta jasa esek-esek.

"Ketemuannya di warung kopi saya. Tapi transaksi mereka saat janjian dan bayar uangnya mungkin di luar," kata S saat diwawancarai TribunMadura.com, Senin (24/3/2021).

Mengaku hanya berperan menawarkan, S berdalih tidak mendapat keuntungan apapun saat menjadi muncikari E.

Halaman
12
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved