Kabar Tokoh
Dulu Ajukan Jokowi di Pilgub DKI lalu Jadi Rival di Pilpres, Prabowo: Tebak Bagaimana Perasaan Saya
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengungkapkan perasaannya ketika bersaing dengan Joko Widodo (Jokowi) dalam pemilihan presiden 2014.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengungkapkan perasaannya ketika bersaing dengan Joko Widodo (Jokowi) dalam pemilihan presiden 2014.
Dilansir TribunWow.com, hal itu terungkap dalam Satu Jam Lebih Dekat di TvOne, Minggu (21/3/2021).
Prabowo mengaku dirinya turut berperan mengajukan Jokowi dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012 silam.

Baca juga: Berharap Jokowi-Prabowo Berpasangan di Pilpres 2024 dan Lawan Kotak Kosong, Qodari: Akan Aman
Diketahui, saat itu Jokowi yang masih menjalani masa jabatan sebagai Wali Kota Solo diajukan menjadi calon Gubernur DKI Jakarta oleh PDIP.
Walaupun begitu, Prabowo enggan disebut sebagai otak di balik rencana politik tersebut.
"Saya enggak mau ngaku mastermind, tapi begitulah kejadiannya," kata Prabowo Subianto.
Ia mengaku Jokowi dipandang sebagai sosok yang tepat memimpin Jakarta saat itu.
Jokowi pun memenangkan pemilihan bersama wakilnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melawan pasangan Dauzi Bowo dan Nachrowi Ramli.
"Saya menggagas karena desakan anak-anak muda ingin suatu wajah baru. Saya waktu itu terkesan juga ke situ, ke arah mungkin ini new leader di Jakarta," lanjutnya.
"In the end kita berjuang keras. Dia menang jadi gubernur," tambah Prabowo.
Baca juga: Ungkit Pilpres 2014-2019, Refly Harun soal Sikap Pasif Prabowo seusai Jadi Menteri: Masih Perkasa
Namun di tengah-tengah perjalanan Jokowi menjadi gubernur, PDIP kembali mencalonkan dirinya sebagai presiden pada pemilihan 2014.
Saat itu pasangan Jokowi-Jusuf Kalla melawan Prabowo-Hatta Rajasa.
"Ujungnya dia maju melawan saya," kata letjen TNI purnawirawan ini.
Prabowo angkat bicara ketika ditanya bagaimana perasaannya tentang hal tersebut.
Walaupun begitu, ia tidak membicarakannya secara gamblang.