Puasa Ramadan 2021
Syarat, Bacaan Niat, serta Pengertian Itikaf yang Harus Diketahui untuk Bulan Ramadan
Itikaf sunnah dilakukan setiap waktu, tetapi yang paling utama (afdhal) jika dilakukan dalam Bulan Ramadan.
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Itikaf sunnah dilakukan setiap waktu, tetapi yang paling utama (afdhal) jika dilakukan dalam Bulan Ramadan.
Arti dari itikaf ialah berhenti (diam) di dalam masjid dengan syarat-syarat tertentu, semata-mata niat beribadah kepada Allah.
Lalu, bagaimanakah tata cara itikaf?
Baca juga: Kerjakan Mandi Junub atau Mandi Wajib setelah Imsak, Apakah Tetap Sah Jalankan Puasa Ramadan?
Baca juga: Deretan Ucapan Buka Puasa yang Cocok Dijadikan Status di Media Sosial
Baca juga: Doa Malam Nisfu Syaban 1442 Hijriyah dan Niat Puasanya, Jatuh pada Minggu 28 Maret 2021
Itikaf pada bulan Ramadan bisa dikatakan sebagai ruang perawatan khusus untuk menghilangkan kanker dosa dari dalam hati.
I’tikaf merupakan lingkungan khusus yang jauh dari noda dan kotoran dunia.
Konon Rasulullah selalu melakukan Itikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Kemudian pada tahun di mana beliau meninggal dunia, beliau beritikaf selama dua puluh hari.
Ketika beliau tidak bisa i’tikaf, beliau kemudian menggantinya dengan i’tikaf sepuluh hari pertama di bulan Syawal.
Tindakan Rasulullah itu merupakan bukti pentingnya ibadah Itikaf.
Kesungguhan Rasulullah untuk mengerjakan ibadah yang satu ini juga bisa menjadi motivasi untukmu melakukan hal yang sama.
Syarat dan Rukun I’tikaf
Sebelum melakukan Itikaf, penting untuk memperhatikan syarat dan rukunnya, antara lain sebagai berikut:
Pertama, niat, dalam Itikaf harus ada niat sehingga orang yang melakukannya paham apa yang harus dilakukan.
Bahkan jangan sampai melamun, dan pikiran kosong.
نويت الاعتكاف لله تعالي
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/umat-muslim-berdoa-usai-melaksanakan-salat-nisfu-syaban.jpg)