Breaking News:

Isu Kudeta Partai Demokrat

Marzuki Alie Berikan Pesan ke Bambang Widjojanto yang Sebut Pemerintah Jokowi Brutal soal Demokrat

Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat versi KLB, Marzuki Alie tanggapi pernyataan dari pengacara Partai Demokrat kubu AHY, Bambang Widjojanto.

YouTube Refly Harun
Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat versi KLB, Marzuki Alie tanggapi pernyataan dari pengacara Partai Demokrat kubu AHY, Bambang Widjojanto. Ditayangkan dalam kanal YouTube Refly Harun, Senin (15/3/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat versi kongres luar biasa (KLB), Marzuki Alie tanggapi pernyataan dari pengacara Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Bambang Widjojanto (BW).

Bambang Widjojanto sebelumnya menyebut bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) brutal.

Tudingan tersebut disampaikan menyusul ada anggapan bahwa persoalan di Partai Demokrat ada campur tangan dari pemerintahan Jokowi.

Pengacara Bambang Widjojanto (tengah) memberi keterangan terkait gugatan Partai Demokrat ke PN Jakarta Pusat, Jumat (12/3/2021).
Pengacara Bambang Widjojanto (tengah) memberi keterangan terkait gugatan Partai Demokrat ke PN Jakarta Pusat, Jumat (12/3/2021). (Capture YouTube Kompas TV)

Baca juga: Sambangi Kediaman JK, AHY Dapat Wejangan dan Sebut Didukung soal Demokrat: Miliki Hubungan Sejarah

Baca juga: Heran Jokowi Tak Tahu Pergerakan Moeldoko dalam KLB Demokrat, Pengamat Politik: Tidak Bertanya?

Dilansir TribunWow.com dalam kanal YouTube Refly Harun, Minggu (14/3/2021), Marzuki Alie lantas memberikan pesan kepada Bambang.

Marzuki Alie meminta kepada Bambang untuk tetap menjaga etika dalam berpendapat.

Dirinya juga menegaskan bahwa persoalan Partai Demokrat tidak ada kaitannya dengan pemerintah maupun presiden.

"Jangan mengaitkan ini dengan menuduh-nuduh pemerintah. Sangat tidak etis ada yang bilang brutalitas negara," ujar Marzuki Alie.

Marzuki Alie juga meminta kepada Bambang untuk memahami terlebih dahulu permasalahan yang sebenarnya terjadi.

Ia menambahkan, jangan justru membalik-balikkan fakta.

"Kami ini orang yang disakiti, kami ini orang yang dizalimi bahwa kami ini harus berbuat sesuatu untuk mengalihkan partai ini menjadi partai sebagaimana niat, komitmen orang-orang yang mendirikan partai ini pada awal-awal dulu," ungkap Marzuki Alie.

"Jadi saya harapkan Pak Bambang Wijojanto yang menuduhkan ini dengan berbagai diksi dan tidak baik lah,"

Baca juga: Ditawari Gabung Partai Demokrat Versi KLB, Andi Mallarangeng: Pak Moeldoko Ini Blunder Besar

Lebih lanjut, mantan Ketua DPR RI itu berharap kepada Bambang yang notabene merupakan orang hukum, harus bisa lebih melihat suatu persoalan dari dua sudut pandang.

"Kalau Anda sebagai pekerja hukum silakan, kalau Anda penegak hukum harusnya Anda melihat dua sisi, kalau Anda sebagai pembela demokrasi harusnya melihat siapa yang sebenarnya ditindas, siapa yang melakukan tirani," kata Marzuki Alie.

"Kita harapkan jangan Partai Demokrat ini akan mengadirkan oligarki politik di masa-masa akan datang," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit ke- 1.40:

Pernyataan BW: Ini Brutalitas pada Periode Jokowi

Sebelumnya, pengacara Bambang Widjojanto mengecam keras penyelenggaraan kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat di Deliserdang, Sumatera Utara yang dianggap ilegal.

Dilansir TribunWow.com, Bambang mendampingi Partai Demokrat pihak pendukung Ketua Umum terpilih 2020 Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

"Kalau segelintir orang yang sudah dipecat, sebagiannya bisa melakukan tindakan seperti ini, ini yang diserang sebetulnya negara, kekuasaan, dan pemerintahan yang sah. Bukan sekadar Partai Demokrat," ucap Bambang menanggapi kasus itu, seperti ditayangkan Kompas TV, Jumat (12/3/2021).

Baca juga: Tak Ingin jadi Kacang Lupa Kulit, Ruhut Sitompul Sedih Moeldoko Dituduh Demokrat: Jangan Halu KLB

"Sehingga mudah-mudahan pengadilan ini akan memuliakan dasar pasal 1 konstitusi kita," lanjutnya.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved