Terkini Daerah
Kronologi Oknum Polisi Sumbar Tembak Teman Kencan di Pekanbaru, Pelaku Merasa Ditipu Korban
Oknum polisi Sumatera Barat (Sumbar) yang sedang bertugas menembak teman kencannya di Pekanbaru, Riau.
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Oknum polisi Sumatera Barat (Sumbar) menembak teman kencannya di Pekanbaru, Riau.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Padang Panjang, Sumatera Barat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Apri Wibowo menyebutkan AP (24) oknum polisi yang menembak teman kencannya di Pekanbaru, Riau masih bujangan.
"Betul dia masih bujangan. Dia merupakan tim opsnal yang ditugasi ke Riau menangkap tersangka kasus Curas," kata Apri yang dihubungi Kompas.com, Sabtu (13/3/2021) malam.
Baca juga: Pria Pengangguran Tega Paksa Istri Jadi PSK, Ngaku Terlilit Utang hingga Pasang Harga Rp 600 Ribu
Apri mengaku belum mengetahui kronologi anak buahnya tersebut melepaskan tembakan ke wanita di Pekanbaru.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Padang Panjang, Sumatera Barat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Apri Wibowo membenarkan oknum polisi yang diduga melakukan penembakan pada wanita penghibur di Pekanbaru, Riau adalah anggotanya.
"Betul dia bertugas di Polres Padang Panjang. Ke Pekanbaru dalam rangka tugas," kata Apri yang dihubungi Kompas.com, Sabtu (13/3/2021).
Apri mengatakan oknum polisi berpangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) AP (24) ke Pekanbaru dalam rangka menangkap tersangka kasus kejahatan pencurian dengan kekerasan.
AP berangkat bersama tiga orang rekannya dari Padang Panjang menuju Riau.
"Ada empat personel dari tim opsnal melakukan pengejaran terhadap tersangka curas, termasuk AP," kata Apri.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menjelaskan, pelaku awalnya memesan seorang wanita untuk kencan lewat aplikasi MiChat.
Baca juga: Didampingi Kemensos, PSK Remaja yang Dijual Ibunya akan Dititipkan di Safe House karena Trauma
Lalu, dua wanita datang menghampiri AP, yakni RO dan DO.
Mereka bertemu di tempat hiburan malam tersebut.
Kemudian, RO dan DO pergi membeli alat kontrasepsi.
"Akan tetapi, Bripda AP merasa mau ditipu selanjutnya mengejar ke bawah," sebut Sunarto dalam keterangannya ke Kompas.com.
Pukul 03.15 WIB, Bripa AP melihat DO di pintu keluar basement.