Terkini Daerah
Pria Pengangguran Tega Paksa Istri Jadi PSK, Ngaku Terlilit Utang hingga Pasang Harga Rp 600 Ribu
AE (24), seorang pria asal Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tega menjual istrinya pada pria hidung belang.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - AE (24), seorang pria asal Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tega menjual istrinya pada pria hidung belang.
Dilansir TribunWow.com, AE mengaku terpaksa menjadikan istrinya, WTF, sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK), untuk melunasi utang.
Pria pengangguran itu bahkan sudah 10 kali menjajakkan istrinya pada pria lain.

Baca juga: Kasus Prostitusi Online Anak di Bawah Umur di Makassar, Ada yang Bawa Busur hingga Obat-obatan
Baca juga: Remaja Perempuan yang Dijual Ibu untuk Prostitusi Online dalam Keadaan Trauma, Didampingi Psikolog
Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana menyebut WTF mulanya menolak permintaan AE.
Namun, AE terus memaksa dengan alasan terlilit utang dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Hingga akhirnya, WTF pun menuruti permintaan AE.
"WTF sendiri sempat menolak. Tetapi suami terus membujuknya dengan alasan terlilit utang dan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari," jelas Oliestha, dikutip dari TribunJabar.id, Kamis (11/3/2021).
Selama menjalankan bisnis haram itu, AE menawarkan jasa istrinya melalui aplikasi MiChat.
Baca juga: Kisah Leida, Wanita yang Jajakan Layanan Prostitusi dari Bilik Cinta 4x4 Meter di Depok: Sudah Biasa
Baca juga: Incar Harta Janda Penjaja Prostitusi Online, Pria di Denpasar Susun Rencana sejak Negosiasi Tarif
Ia pun memasang harga Rp 600 ribu pada pria hidung belang yang ingin menggunakan jasa WTF.
Saat mendapat pelanggan AE langsung mengajak ke kontrakannya yang berada di Desa Cengkong, Kabupaten Karawang.
Menurut Oliestha, AE menunggu di ruang tamu saat sang istri melayani pria lain di kamar.
"Dari pengakuannya sudah 10 kali," beber Oliestha.
Prostitusi online itu terbongkar seusai warga curiga rumah AE terus didatangi banyak lelaki.
Kecurigaan warga setempat semakin bertambah saat ada tamu, pintu rumah AE selalu tertutup.
Karena itu, warga lantas mendatangi rumah AE untuk menjawab kecurigaan mereka.