Terkini Daerah
Sosok Pimpinan Aliran Hakekok di Banten, Cuek ke Warga Sekitar hingga Warisi Ajaran Almarhum Ayahnya
Warga Pandeglang, Banten tengah digegerkan oleh sebuah aliran yang diduga sesat karena melakukan ritual mandi bareng antara pria dan wanita.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Seusai viral melakukan praktik mandi bersama antara pria dan wanita dewasa, A (52) pimpinan aliran Hakekok diamankan oleh pihak kepolisian, di Pandeglang, Banten.
Aliran yang diduga sesat itu dilaporkan oleh warga karena dinilai meresahkan.
Berdasarkan penuturan warga sekitar, A dikenal sebagai sosok yang tertutup dan irit bicara.

Baca juga: Cerita Rasminah, Korban Pernikahan Dini Asal Indramayu, Dipaksa Nikah hingga 4 Kali: Tak Bisa Nolak
Dikutip TribunWow.com dari TribunBanten.com, A juga sama sekali tak pernah mengikuti acara pengajian yang diselenggarakan oleh warga setempat.
Hal itu diungkapkan oleh seorang warga bernama Imah (40).
"Sangat tertutup dan jarang bicara dengan kita. Untuk acara keagamaan saja bahkan tidak pernah," ucap Imah.
Imah mengatakan, A dan para pengikutnya bukan sekali ini melakukan ritual mandi bersama.
Ia mengatakan, ritual mandi bersama itu telah dilakukan sejak almarhum ayah A yakni E masih menjadi pimpinan aliran Hakekok.
Setelah E meninggal, A kemudian melanjutkan peran almarhum ayahnya sebagai pimpinan aliran Hakekok.
Imah melanjutkan, ritual mandi bersama itu dilanjutkan dengan sebuah kegiatan yang dilakukan di dalam hutan.
"Yang saya tau memang begitu melakukan ritual. Hampir setiap hari dilakukan dan terus ke hutan," jelasnya.
Kini A dan 15 pengikutnya telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Lokasi yang digunakan oleh A dan pengikutnya untuk mandi berada di tempat penampungan air area kebun sawit milik PT Gal.
16 orang itu diamankan pada Kamis (11/3/2021) seusai warga yang resah melapor ke pihak kepolisian.
Baca juga: TKI Histeris Tunangannya Tewas dalam Kecelakaan Bus Padma, Keluarga Korban: Dia Sadar Ini Takdir
Ada Pengikut Anak-anak