Isu Kudeta Partai Demokrat
Curhat Langsung ke Mahfud MD soal KLB Demokrat, AHY: Alhamdulillah Menerima Penjelasan Kami
AHY menjelaskan telah berbincang dengan Menko Polhukam Mahfud MD seputar fakta-fakta bahwa KLB di Deliserdang tidak sesuai aturan Partai Demokrat.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
"Ya kita menganggapnya yang di Medan itu pendekatan keamanan saja."
"Artinya mengamankan protokol kesehatan dan sebagainya."
Baca juga: Reaksi Mahfud MD Ditanya Sah Tidaknya KLB Demokrat yang Pilih Moeldoko Jadi Ketum: AHY Masih Resmi
Mahfud menambahkan, kini pemerintah menunggu laporan resmi terkait KLB Demokrat yang memilih Moeldoko sebagai ketua umum.
Setelah mendapat laporan, barulah pemerintah bisa memutuskan sah tidaknya KLB tersebut.
"Soal substansi kongresnya mari kita lihat nanti apakah itu memang KLB betul atau tidak," jelas Mahfud.
"Kita tunggu nanti laporannya."
Lebih lanjut, Mahfud menegaskan pemerintah tak bisa didesak untuk segera memutuskan persoalan KLB Demokrat.
"Jadi pemerintah sekarang tidak bisa didesak-desak menyatakan sah atau tidak sah," kata Mahfud.
"Kita tunggu dululah karena dokumennya belum ada."
Tak hanya itu, Mahfud juga menanggapi soal posisi Moeldoko sebagai Kepala KSP.
Mahfud menyebut pemerintah tak pernah mendukung Moeldoko jadi ketua umum Demokrat.
"Pertama, secara resmi pemerintah tidak pernah mendukung Pak Moeldoko," jelasnya.
"Itu adalah pribadi Pak Moeldoko yang ke sana."
"Soal nanti terpilih dan betul-betul didaftarkan partai dan kemudian pemerintah menganggap itu benar-benar partai yang sah." (TribunWow.com/Anung/Tami)