Isu Kudeta Partai Demokrat
Sebut Demokrat Makin Jago Pencitraan setelah Ditinggalkannya, Ruhut Sitompul: Ngeri, Surati Presiden
Politikus PDIP Ruhut Sitompul membandingkan situasi Partai Demokrat saat ini dengan dulu semasa ia masih menjadi anggota.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Claudia Noventa
"Tetapi jujur saja, saya dan semua saya rasa kaget. Walaupun memang kader-kader, karena saya pernah di Demokrat bahkan jadi pimpinan, mereka sering curhat," ungkap dia.
Baca juga: Protes Kudeta Demokrat Disebut Orba, Ruhut Sitompul: Andi Mallarangeng Bisa Dituntut Marzuki Alie
"Saya tidak mengira jadi seramai ini," lanjut pengacara yang kini bernaung di bawah PDIP itu.
Ia menjelaskan proses pemilihan AHY yang dilakukan secara aklamasi.
Menurut kesaksian sejumlah kader, anggota yang tidak memiliki hak suara diminta keluar ruangan.
Hal itu tidak pernah terjadi sebelumnya dalam pemilihan ketua umum Demokrat.
"Jadi waktu Mas AHY secara aklamasi terpilih, itu contohnya," singgung Ruhut.
"Mereka kaget, (kader Demokrat curhat), 'Kan ini partai modern, Bang. Kita kan peserta, tapi memang bukan pemilik suara. Kita disuruh keluar, hanya pemilik suara saja yang boleh di dalam'," ungkapnya.
"Kan belum pernah itu terjadi. Itu kata mereka," tambah advokat senior ini. (TribunWow.com/Brigitta)