Vaksin Covid
Menkes Budi Minta Masyarakat Sabar Tunggu Vaksin: Sampai Juni Mungkin Baru 20 Persen Bisa Divaksin
Menkes Budi menjelaskan bahwa kini vaksin Covid-19 tengah menjadi barang rebutan berbagai negara di dunia.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Selanjutnya, Prof. Wiku menjawab kapan pandemi Covid-19 akan berakhir dan masyarakat bisa beraktivitas normal.
Prof. Wiku menegaskan, setelah menerima vaksin Sinovac, para nakes belum bisa beraktivitas normal kembali.
Mereka tetap harus menjalankan protokol kesehatan sebagai upaya meminimalisir terpapar Covid-19.
"Proses vaksinasi ini adalah salah satu cara kita untuk bisa terlindung dari Covid-19," kata Prof. Wiku.
"Tapi tetap harus menjalankan protokol kesehatan."
Baca juga: Takut Jarum, Satpol PP Teriak Histeris sampai Harus Diseret Rekan saat Disuntik Vaksin Covid-19
Prof. Wiku menyampaikan, apabila herd immunity atau kekebalan komunitas telah tercapai, maka secara perlahan, kasus Covid-19 akan hilang.
"Proteksi ini akan muncul secara kolektif apabila herd immunity secara komplit terbentuk dan nantinya kasusnya mulai hilang," kata dia.
"Jadi sementara belum hilang kasusnya, maka semua harus menjalankan protokol kesehatan ketat," terang Prof. Wiku.
Ia mengingatkan bahwa orang-orang ynag divaksin masih bisa terpapar Covid-19.
Hal tersebut akan berubah ketika herd immunity berhasil dicapai.
Simak video selengkapnya mulai menit ke-3.47:
(TribunWow.com/Anung)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/menkesbudignadi332221.jpg)