Breaking News:

Terkini Internasional

Situasi Myanmar Memanas hingga Kedubes RI Digeruduk Pendemo, Sorot Usul Menlu Retno Marsudi

Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Indonesia di Yangon, Myanmar didemo massa pendukung anti-kudeta pada Selasa (23/2/2021).

Capture YouTube CNA
Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Indonesia di Yangon, Myanmar didemo massa pendukung anti-kudeta pada Selasa (23/2/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Indonesia di Yangon, Myanmar didemo massa pendukung anti-kudeta pada Selasa (23/2/2021).

Dilansir TribunWow.com, demonstrasi besar-besaran itu terjadi karena disinyalir Indonesia tengah membujuk negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) untuk mendukung diadakan pemilu baru daripada menggunakan hasil pemilu Myanmar pada November 2020.

Hal itu disampaikan melalui sebuah surat pernyataan oleh Kedubes Indonesia.

Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Indonesia di Yangon, Myanmar didemo massa pendukung anti-kudeta pada Selasa (23/2/2021).
Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Indonesia di Yangon, Myanmar didemo massa pendukung anti-kudeta pada Selasa (23/2/2021). (Capture YouTube CNA)

Baca juga: Curigai Dubes RI, Munarman Ungkap Permainan Canggih dan Terencana Gagalkan Kepulangan Habib Rizieq

Ratusan demonstran lalu memprotes permintaan Kedubes Indonesia terhadap pemilu ulang.

"Tentu saja tidak. Kami telah memilih pemimpin dan pemerintahan kami," ucap seorang demonstran Thet Htoo Aung, dikutip dari South China Morning Post.

"Tolong hargai pilihan kami. Itulah aspirasi kami sesungguhnya dan kami tidak butuh pemilu lain," tegasnya.

Demonstran lainnya, Zaw Myo Htet, menyampaikan hal serupa.

Ia mengaku geram dengan kabar rencana Indonesia tersebut.

"Alasan kami tidak membutuhkan pemilu lainnya adalah karena kami sudah punya hasil yang adil dan bersih pada pemilu 2020," kata Zaw Myo Htet, kepada This Week in Asia.

"Tak ada tempat untuk kudeta militer," tambahnya lugas.

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved