Breaking News:

Virus Corona

Burhanuddin Sebut Penolak Vaksin Covid-19 Lebih Banyak Berasal dari Pendukung Prabowo-Sandi

Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan hasil surveinya tentang tingkat kesediaan masyarakat untuk disuntik vaksin Covid-19.

YouTube Sekretariat Presiden
Foto tangkapan layar Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin tinjau vaksinasi Covid-19 pedagang Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (17/2/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan hasil surveinya tentang tingkat kesediaan masyarakat untuk disuntik vaksin Covid-19.

Dilansir TribunWow.com, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan kondisi politik di Pilpres 2019 rupanya sedikit banyak mempengaruhi tingkat kemauan untuk divaksin.

Burhanuddin menyebut secara keseluruhan terdapat 41 persen masyarakat yang tidak bersedia atau sangat tidak bersedia disuntik vaksin Covid-19.

Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan hasil survei soal kesiapan masyarakat menerima vaksin Covid-19, dalam YouTube KompasTV, Minggu (21/2/2021),
Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan hasil survei soal kesiapan masyarakat menerima vaksin Covid-19, dalam YouTube KompasTV, Minggu (21/2/2021), (Youtube/KompasTV)

Baca juga: Isu Kehalalan Vaksin Covid-19 Masih Jadi Polemik, Burhanuddin Muhtadi: Banyak yang Tidak Tahu

Baca juga: Sebut Indonesia Beruntung, Jokowi Targetkan Vaksinasi Covid-19 Selesai Akhir Tahun 2021

Itu artinya angka tersebut tergolong cukup tinggi karena hampir setengah dari yang sangat bersedia.

Lebih rinci lagi, Burhanuddin menyebut masyarakat yang menolak vaksin Covid-19 lebih banyak dari pendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Tercatat, pendukung Jokowi-Maruf Amin yang bersedia divaksin mencapai 59,6 persen.

Sedangkan dari pendukung Prabowo-Sandi yang bersedia untuk divaksin 49,2 persen,

Kemudian untuk yang menolak vaksin, dari pendukung Jokowi sebesar 36,1 persen.

Sedangkan pendukung Prabowo-Sandi mencapai 48,1 persen.

"Pilihan Pilpres, orang yang memilih Pak Jokowi itu cenderung bersedia ketimbang yang memilih Pak Prabowo di 2019," ujar Burhanuddin, dikutip dalam acara Kompas Pagi, Selasa (23/2/2021).

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved