Banjir Jakarta
Giring Ganesha Protes Anies Tuding Jakarta Dapat Kiriman Banjir dari Depok: Jangan Menyalahkan
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PSI Giring Ganesha mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait penanganan banjir.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
"Ketika tindakan-tindakan itu tidak dilakukan, mustahil Jakarta bebas dari banjir. Padahal anggaran DKI Jakarta lebih dari cukup untuk membiayai itu semua."
Giring menyoroti Anies lebih memilih menggunakan anggaran untuk hal-hal yang tidak perlu, seperti memoles kota dan melanjutkan Formula E.
"Anggaran Jakarta diboroskan untuk hal-hal tak perlu. Lihat saja, untuk pembayaran uang muka Formula E, mempercantik JPO, atau mengecat genting-genting rumah warga."
"Dari sini, Gubernur Anies terlihat tidak mampu menyusun prioritas. Kebutuhan mendesak dinomorduakan, hal-hal bersifat kosmetik justru didahulukan."
Anies Baswedan Klaim Jakarta Dapat Kiriman Banjir dari Depok
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut sejumlah titik di ibu kota terendam banjir akibat kiriman dari Depok, Jawa Barat.
Dilansir TribunWow.com, ia menjelaskan terjadi hujan lebat di kawasan hulu tersebut, sesuai yang terlihat melalui pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Akibatnya genangan air dari hulu mengalir hingga DKI Jakarta.
Baca juga: Klaim Korban Banjir DKI Kian Turun, Wagub Riza Patria: Kendalikan Banjir Tak Semudah Balikkan Tangan
"Yang nomor satu kita lihat potret satelit dari BMKG bahwa hujannya terjadi di kawasan sekitar Depok," kata Anies Baswedan, dalam tayangan kanal YouTube Kompas TV, Minggu (21/2/2021).
Ia menjelaskan kiriman banjir bukan berasal dari kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.
Hal itu ditunjukkan dengan ketinggian air di Bendung Katulampa, Bogor.

"Jadi bukan di kawasan Puncak," papar Anies.
"Karena itu angkanya di Katulampa enggak tinggi," lanjut dia.
Walaupun begitu, terpantau kenaikan air di Bendung Katulampa memasuki status waspada atau siaga 3 pada Minggu dini hari.
Ia menyebut yang perlu diawasi adalah ketinggian air di pintu air Depok.