Breaking News:

Vaksin Covid

Kesaksian Wali Kota Solo Rudy Perdana Divaksin Covid-19 untuk Lansia, Bangun Setengah 4 Pagi

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) menjadi orang pertama di Kota Solo yang divaksin Covid-19 dalam golongan lanjut usia (lansia).

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TribunSolo.com/Ilham Oktavian
Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo saat menjalani vaksinasi Covid-19 di RSUD Bung Karno, Kamis (11/2/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) menjadi orang pertama di Kota Solo yang divaksin Covid-19 dalam golongan lanjut usia (lansia).

Dilansir TribunWow.com, Rudy menerima suntikan vaksin di RSUD Bung Karno, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo pada Kamis (11/2/2021).

Ia datang sekitar pukul 11.07 WIB.

Rudy hadir sendiri tanpa ditemani wakilnya, Achmad Purnomo.

Vaksinasi massal Covid-19 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2021).
Vaksinasi massal Covid-19 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2021). (YouTube Kementerian Kesehatan RI)

Baca juga: Apakah Orang yang Sudah Terima Vaksin Masih Bisa Terkena Covid-19? Waspada soal Virus Varian Baru

Ia mengaku tidak ada persiapan khusus menjelang divaksin.

Rudy menyebut dirinya bangun layaknya jadwal sehari-harinya.

"Enggak ada persiapan. Saya bangun 03.30 WIB dan tidurnya jam 00.00 WIB seperti biasa," tutur Rudy, dikutip dari TribunSolo.com.

Politikus PDIP ini mengaku ingin menjadi contoh bagi kalangan lansia agar mau divaksin.

Ia menyebut sebelumnya menghubungi untuk meminta izin agar dapat menerima vaksin.

"Kemarin dikabari Bu Ning, apa boleh saya divaksin? Ternyata boleh," ungkapnya.

"Saya mengawalinya, supaya para lansia mau untuk disuntik," lanjut wali kota dua periode ini.

Saat tiba, Rudy menjalani sejumlah protokol yang diperlukan sebelum menerima vaksin.

Ia menjalani pengecekan suhu dan tekanan darah.

Rudy kemudian menerima vaksin sekitar pukul 11.36 WIB.

Rudy menyebut suntikan yang diterimanya tidak terasa sakit.

Baca juga: Kesaksian Nakes Lansia Divaksin Covid-19, Bersyukur Dapat Kesempatan: Hendaknya Kita Manfaatkan

Selanjutnya, ia berharap langkahnya dapat menjadi contoh bagi kalangan lansia lainnya.

"Disuntik tidak sakit," kata pejabat publik 60 tahun ini.

"Saya harap bapak ibu yang usianya diatas 60 tahun mau divaksin, semoga covid-19 di Kota Solo terus menurun," pesannya.

Rudy juga menyebut Pemerintah Kota Solo sudah membantu warga menjalani protokol kesehatan dengan membagikan masker gratis.

"Kita sudah melakukan itu, jadi di pasar kita bagi gratis, kalau ada yang tidak pakai kita berikan," ucap Rudy.

"Kita sudah mulai tanggal 13 Maret 2020 sampai sekarang," terangnya.

Masker gratis itu tersedia di posko penegak disiplin yang berada di tempat keramaian.

Menurut Rudy, jumlah persediaan masker masih mencukupi untuk diberikan gratis.

Walaupun begitu, ia tidak menolak jika CSR memberikan bantuan suplai masker.

"Di posko penegak disiplin disediakan masker di situ dan ada hand sanitizer juga," terang Rudy.

"Kalau ada CRS membantu akan kita terima, nanti ada laporannya," tutupnya.

Kesaksian Nakes Lansia Divaksin Covid-19

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Syamsurizal Djauzi merupakan satu dari sejumlah penerima vaksin Covid-19 dari kalangan tenaga kesehatan (nakes) lanjut usia (lansia).

Dilansir TribunWow.com, hal itu terungkap melalui tayangan di kanal YouTube Kementerian Kesehatan RI, Rabu (10/2/2021).

Diketahui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengizinkan vaksinasi untuk usia 60 tahun ke atas.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Tuai Sorotan Media Asing, Bakal Rugi Besar jika Sinovac Tak Ampuh

Sejumlah tenaga medis yang tergolong lansia mulai divaksinasi menggunakan vaksin buatan Sinovac.

"Vaksin ini tujuannya untuk melindungi kita agar jangan sampai tertular dan juga kita melindungi masyarakat semuanya," terang Syamsurizal Djauzi.

Ia menilai hal ini menjadi kesempatan baik yang harus dimanfaatkan masyarakat, apalagi nakes.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Syamsurizal Djauzi merupakan satu dari sejumlah penerima vaksin Covid-19 dari kalangan tenaga kesehatan (nakes) lanjut usia (lansia), Senin (8/2/2021).
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Syamsurizal Djauzi merupakan satu dari sejumlah penerima vaksin Covid-19 dari kalangan tenaga kesehatan (nakes) lanjut usia (lansia), Senin (8/2/2021). (Capture YouTube Kementerian Kesehatan RI)

Sebelumnya nakes penerima vaksin hanya dibatasi pada usia 18 sampai 59 tahun.

"Jadi ini kesempatan baik yang disediakan oleh pemerintah," kata Syamsurizal.

"Jadi sebaiknya kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya," imbau dokter berusia 75 tahun tersebut.

Para tenaga medis ini akan diberikan vaksin tahap dua dengan jeda 28 hari dari vaksinasi sebelumnya.

Hal serupa disampaikan dokter spesialis anak Hindra Irawan Satari.

Baca juga: Reaksi Tenaga Kesehatan Kategori Lansia di Sumsel setelah Mendapatkan Suntik Vaksin Covid-19

"Terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan perhatian khusus kepada lansia," ucap Hindra.

"Akhirnya para lansia juga bisa divaksinasi karena sudah terbukti dari data-data yang ada di berbagai tempat penelitian yang menunjukkan bahwa vaksin ini aman untuk diberikan kepada usia di atas 59 tahun," katanya.

Vaksinasi tahap pertama untuk nakes lansia dilaksanakan di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta Timur.

Seusai vaksinasi, sejumlah nakes lansia tidak mengalami gejala setelah diobservasi.

Diketahui lansia yang dapat menerima vaksin harus sesuai dengan kriteria yang ditentukan, seperti dalam kondisi sehat serta tidak memiliki komorbiditas seperti hipertensi, diabetes, atau asma.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi menyampaikan pemberian vaksin kepada nakes lansia merupakan bagian dari komitmen pemerintah.

"Pada prinsipnya seluruh petugas kesehatan usia di atas 60 tahun yang mendatangi layanan vaksinasi pasti akan diberikan vaksinasi tanpa kecuali," terangnya.

"Ini komitmen kita dari pemerintah untuk melindungi, khususnya pada populasi yang kita tahu memang sangat rentan dengan angka mortalitas yang cukup tinggi," tambah Nadia. (TribunWow.com/Brigitta)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
SoloVaksinSinovacCovid-19FX Hadi Rudyatmo
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved