Breaking News:

Vaksin Covid

Reaksi Tenaga Kesehatan Kategori Lansia di Sumsel setelah Mendapatkan Suntik Vaksin Covid-19

RSUP Muhammad Hoesin Palembang, Sumatera Selatan mulai melakukan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan (nakes) yang berusia di atas 60 tahun.

Editor: Claudia Noventa
WARTAKOTA/Henry Lopulalan
Sebanyak 17 tenaga medis yang terdiri dari 5 tenaga medis dari Puskemas Gambir dan 12 tenaga medis dari Dinas Kesehatan menerima vaksin Covid-19 Sinovac di Puskesmas Gambir, Cideng, Jakarta Pusat , Kamis (14/1/2021). - ILUSTRASI, Reaksi Tenaga Kesehatan Kategori Lansia di Sumsel setelah Mendapatkan Suntik Vaksin Covid-19 

TRIBUNWOW.COM - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Muhammad Hoesin Palembang, Sumatera Selatan mulai melakukan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan (nakes) yang berusia di atas 60 tahun.

Direktur Medik RSUP M Hoesin Palembang Zubaedah mengatakan, mereka memiliki sebanyak 31 orang tenaga kesehatan yang termasuk kategori lansia.

Namun, hanya 25 orang yang bisa disuntik vaksin Covid-19.

Baca juga: Tak Rasakan Apapun Seusai Divaksin Covid-19, Nakes Lansia Ceritakan Proses Screening

Baca juga: Apa Bedanya Vaksin untuk Lansia dengan untuk Usia 18-59 Tahun? Ini Penjelasan Ketua ITAGI

Sementara, 6 orang lainnya tidak bisa divaksinasi, karena memiliki penyakit penyerta yang dikhawatirkan dapat berdampak buruk.

"Vaksinasinya dilakukan bergantian, hari ini ada 16 nakes lansia yang sudah divaksin. Sianya akan dilanjutkan besok," kata Zubaedah kepada wartawan, Selasa (9/2/2021).

Zubaedah mengatakan, sebelum pemberian vaksin, para tenaga kesehatan lebih dulu menjalani pemeriksaan awal untuk memastikan kesehatan mereka.

Selain itu, calon penerima vaksin akan ditanya seputar kondisi kesehatan mereka.

Jika satu saja tidak memenuhi syarat, maka vaksinasi akan dibatalkan.

"Jadi kalau ada yang komorbid harus bawa data hasil lab ditunjukkan ke tim screening. Nanti dilihat dan dinilai oleh dokter spesialis, apakah layak divaksin atau tidak. Kita targetkan vaksinasi untuk nakes di sini selesai dalam waktu dekat," ujar dia.

Baca juga: Bicarakan Pemberian Vaksin Covid-19 untuk Lansia, Simak Penjelasan dari Menkes Budi Gunadi

Tidak Mengalami Reaksi

Dokter Ferry Yusrizal (61) salah satu nakes lansia penerima vaksin mengaku tak merasakan reaksi pada 30 menit setelah disuntik vaksin Covid-19.

"Tadi tensi darah saya sempat tinggi sekali 140/90, seumur-umur baru kali ini. Jadi saya disuruh tunggu sebentar. Setelah dicek baru normal dan disuntik. Hasilnya 30 menit setelah divaksin saya tidak merasakan reaksi apapun," kata Ferry.

Ferry mengatakan, ia tak memiliki penyakit penyerta sehingga bisa disuntik vaksin.

Sebelum disuntik vaksin, ia telah meyiapkan diri untuk selalu sehat.

Selain itu, Ferry mengimbau kepada masyarakat agar tak khawatir untuk disuntik vaksin, sehingga pandemi Covid-19 dapat segera berakhir.

"Masyrakat harus cari informasi yang benar, tanya yang sudah divaksin seperti apa. Vaksinasi ini juga ikhtiar kita agar tak terinfeksi virus Covid-19, demi kebaikan bersama," kata dia.

Sumber: Kompas.com
Tags:
Tenaga KesehatanSumatera SelatanVaksinCovid-19Virus Corona
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved