Breaking News:

Isu Kudeta Partai Demokrat

Istana Tak Balas Surat AHY soal Kudeta Demokrat, Rachland Nashidik: Pak Jokowi Mau Cuci Tangan?

Rachland Nashidik menilai Jokowi tidak semestinya mengabaikan surat yang dikirim AHY, terkait isu kudeta Partai Demokrat.

Editor: Lailatun Niqmah
Biro Pers Istana Kepresidenan/Rusman
Presiden Jokowi menyalami dan mempersilakan Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY untuk mengambil tempat yang disediakan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/5/2019). Terbaru, politisi Demokrat Rachland Nashidik mengkritik Jokowi yang tak membalas surat AHY, Jumat (5/2/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik mengkritik sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak membalas surat Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Rachland menilai, seharusnya Presiden tidak bersikap seakan 'cuci tangan'.

Menurutnya, Jokowi tidak semestinya mengabaikan surat yang dikirim AHY.

Baca juga: Bantahan Darmizal saat Didesak Effendi Gazali dan M Qodari soal Pertemuan Moeldoko dengan Demokrat

"Pak Jokowi mau cuci tangan? Jika benar, seharusnya tidak boleh," kata Rachland pada Jumat (5/2/2021).

Rachland menuturkan, Presiden perlu membalas surat tersebut untuk memberikan sinyal kuat.

Yakni sinyal penegasan bahwa praktek pengambilalihan paksa partai politik adalah tindakan yang tidak benar.

"Presiden sebaiknya perlu memberi pesan kuat praktik ambil alih paksa partai politik itu salah dan buruk," tegasnya, dikutip dari Kompas.com.

Ia pun mengingatkan, praktek pengambilalihan secara paksa tak hanya menimpa Demokrat.

Namun juga pernah menimpa PDI Perjuangan, partai asal Jokowi, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, tindakan seperti itu merupakan bentuk peninggalan politik masa lalu.

"Karena itu, seharusnya Presiden tidak mentolerir praktik politik yang sama atau meniru yang dilakukan anak buahnya sendiri," jelas Rachland.

Lebih lanjut, Rachland menegaskan, partainya tidak merasa dirugikan apabila Presiden Jokowi memilih berlindung di balik teka-teki tentang sikapnya.

Hanya saja, ia berharap Presiden mampu dijauhkan dari sikap keraguan dan kebingungan dalam berpolitik.

"Sebaliknya, keputusan yang kuat dan bermar

Baca juga: Debat saat Bicara Peluang Moeldoko Kudeta Partai Demokrat, M Qodari: Ketuanya SBY, Wakilnya AHY

Istana Enggan Balas Surat AHY

Sebelumnya diberitakan, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno membenarkan pihak Istana telah menerima surat dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Isu Kudeta Partai DemokratGerakan Politik Ambil Alih Partai DemokratRachland NashidikAgus Harimurti Yudhoyono (AHY)Jokowi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved