Breaking News:

Isu Kudeta Partai Demokrat

Debat saat Bicara Peluang Moeldoko Kudeta Partai Demokrat, M Qodari: Ketuanya SBY, Wakilnya AHY

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari bicara soal peluang Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko, mengudeta Partai Demokrat.

Youtube/Apa Kabar Indonesa tvOne
Pengamat Politik M Qodari dalam acara Dua Sisi 'tvOne', Kamis (24/12/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari bicara soal peluang Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko, mengudeta Partai Demokrat.

Namun di sela penjelasannya, Qodari justru didebat Politisi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng.

Momen itu terjadi saat keduanya menjadi bintang tamu dalam acara DUA SISI tvOne, Kamis (5/2/2021).

Menurut Qodari, Moeldoko tak akan bisa menjadi pimpinan Demokrat.

Gestur santai Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko yang tersenyum saat menanggapi tudingan keterlibatan kudeta Partai Demokrat, Rabu (3/2/2021).
Gestur santai Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko yang tersenyum saat menanggapi tudingan keterlibatan kudeta Partai Demokrat, Rabu (3/2/2021). (Capture KOMPASTV)

Baca juga: Andi Mallarangeng Tegur Eks Pengawas Demokrat yang Anggap Lebay Isu Kudeta: Enggak Usah Atur Kami

Baca juga: Merasa Kasian kepada Jokowi soal Isu Kudeta Demokrat, Ruhut Sitompul: Apapun Hormati Pak Moeldoko

Pasalnya, sebelum menjadi orang nomor 1 Demokrat, Moeldoko perlu menggelar Kongres Luar Biasa (KLB).

"Artinya ini ada, dan menurut saya tidak akan terjadi," ucap Qodari.

"Karena harus atas persetujuan majelis tinggi partai."

Qodari lantas menyinggung sejumlah petinggi Demokrat.

Mulai dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut Qodari, SBY dan AHY tak mungkin menyetujui KLB digelar untuk memberi posisi pada Moeldoko.

Baca juga: Ruhut Sitompul Akui Diminta Bantu Bujuk Moeldoko untuk KLB oleh Kader Demokrat: Jadi Bukan Kudeta

Baca juga: Ditegur agar Tak Baper, Andi Mallarangeng Soroti Darmizal Malah Ngaku Masih Kader Demokrat

"Majelis tinggi partai itu ketuanya Pak SBY, wakilnya AHY, sekretarisnya Pak Andi Mallarangeng," ujar Qodari.

"Jadi akan terjadi, enggak akan disetujui gitu loh."

"Enggak perlu khawatir," sambungnya.

Ucapan Qodari itu langsung dibantah oleh Andi Mallarangeng.

Ia menyebut, KLB adalah urusan internal partai yang tak bisa dicampuri pihak lain.

Halaman
123
Tags:
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)M QodariIsu Kudeta Partai DemokratGerakan Politik Ambil Alih Partai DemokratAndi Mallarangeng
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved