Isu Kudeta Partai Demokrat
Bandingkan Kondisi Demokrat Dulu dan Kini, Marzuki Alie: Banyak Fitnah, Partai Apa Kok Jadi Begini?
Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Marzuki Alie membeberkan beda partai tersebut dulu dan kini.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
"Enggak tahu saya, tolong sampaikan kalau ada yang tahu," ucap Marzuki.
"Saya katanya telepon kader di daerah, telepon aja enggak pernah."
"Saya sering say hello teman-teman di daerah karena dulu ada kedekatan."
Sebagai mantan petinggi, Marzuki mengaku tahu betul sulitnya membangun partai.
Namun, ia menyebut kesulitan tersebut bisa menjadi ajang pembuktian kemampuan pemimpin partai.
Baca juga: Sosok Marzuki Alie yang Disebut Ikut Kudeta Partai Demokrat, Sindir AHY Tak Cengeng Surati Jokowi
Baca juga: Demokrat Klaim Moeldoko Ngaku Direstui Sosok Pak Lurah, PDIP: Silakan Langsung Konfirmasi ke Jokowi
"Telepon tidak saya respons, karena saya jangan mengganggu soliditas partai," jelas Marzuki.
"Saya tahu sulitnya memimpin partai, saya pernah memimpin partai ini."
"Begitu sulitnya memimpin partai, bagaimana membangun soliditas."
"Di situlah ujian seorang pemimpin itu," sambungnya.
Terkait hal itu, Marzuki langsung mengkritik pemimpin Partai Demokrat kini, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Menurut Marzuki, seorang pemimpin seharusnya bisa mengendalikan seluruh bawahannya.
"Kalau pemimpin tidak mampu mengendalikan bawahannya, saya pikir perlu mikirlah, apakah bisa membawa partai menjadi lebih besar," ucap Marzuki.
"Itu aja kritik saya, saya selalu kritik untuk kebaikan Partai Demokrat."
Marzuki pun mengungkit masa saat ia menjadi petinggi Demokrat.
Kala itu, Marzuki mengaku telah bekerja keras membesarkan partai tersebut.
"Karena saya merasa membesarkan loh, saya bekerja keras lima tahun membesarkan Demokrat," ucap Marzuki.
"Enggak main-main, siang malam dan jabatan saya sebagai direktur BUMN saya tinggalkan."
"Semua bisnis-bisnis saya tinggalkan hanya untuk mengurus Partai Demokrat."
"Sehingga Demokrat menang di 2009 yang lalu," tukasnya. (TribunWow.com)