Vaksin Covid
Positif Covid-19 seusai Divaksin, Bupati Sleman Bukan Tertular Gara-gara Kandungan Sinovac
Kadinkes Sleman memastikan bahwa Bupati Sleman positif Covid-19 bukan karena suntikan Vaksin Sinovac.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Purnomo dinyatakan positif terpapar Covid-19.
Hal itu terjadi sepekan seusai dirinya menerima suntikan Vaksin Sinovac.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo memastikan bahwa Bupati Sleman tidak positif gara-gara disuntik vaksin.

Baca juga: Akan Ada Vaksin Covid-19 Generasi Baru yang Bisa Dihirup Lewat Hidung, Ini Kata WHO
Dikutip TribunWow.com dari TribunJogja.com, Bupati Sleman diketahui menjadi penerima vaksin tahap pertama di Sleman.
Sebelum menerima vaksin, riwayat kesehatan sang bupati dinyatakan sehat dan baik-baik saja.
Terkait kondisi Bupati Sleman yang kini positif Covid-19, Joko memastikan penyebabnya bukanlah Vaksin Sinovac.
"(Bupati) bukan menjadi positif gara-gara vaksin. Tetapi kebetulan saja seminggu lalu divaksin dan hari ini positif," kata Joko.
Ia menyinggung bagaimana proses pembentukan antibodi setelah orang divaksin membutuhkan waktu.
Meski positif Covid-19, Joko memastikan Bupati Sleman tidak akan mengalami gejala berat karena sudah menerima suntikan Vaksin Sinovac.
"Karena virusnya yang masuk itu lebih sedikit dibanding yang belum divaksin," terang dia.
Berdasarkan pengakuan Sekda Sleman Harda Kiswaya, Bupati Sleman termasuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG).
Bupati Sleman masih bisa beraktivitas biasa tanpa halangan appaun, namun harus menjalani isolasi mandiri karena positif Covid-19.
"Hanya memang dilakukan secara daring, karena melakukan isolasi mandiri di rumah dinas," tutur Harda.
Baca juga: Erick Thohir Akhirnya Ungkap Alasan Pemerintah Utamakan Vaksin Covid-19 dari China
Sempat Merasa Batuk-batuk
Lewat akun Instagram miliknya @sripurnomosp, sang bupati menceritakan kronologis ia mengetahui dirinya positif Covid-19.
Dalam unggahan itu, Bupati Sleman mengakui dirinya merasa sehat 100 persen.
Namun ia memang sempat merasakan gejala batuk-batuk.
Berikut caption yang ditulis oleh Bupati Sleman:
"Untuk seluruh Warga Masyarakat Kabupaten Sleman
Assalamu'alaikum Wr. Wb
Hari ini Kamis 21 Januari 2021, saya Sri Purnomo Bupati Kabupaten Sleman menyampaikan kondisi terkini yang sedang saya hadapi.
Sebelumnya, Rabu 20 Januari 2021 saya menjalani tes swab antigen yang mana hasilnya dinyatakan positif.
Kemudian dilanjutkan dengan tes swab PCR, dimana hasil yang saya terima pagi ini dinyatakan positif.
Kemudian siang ini pukul 13.00 Wib saya ke rumah sakit untuk melakukan rontgen thorax dan juga CT Scan thorax dan alhamdulilah hasilnya bagus dan paru-paru saya bersih.
Kondisi kesehatan saya hari ini alhamdulilah 100 persen sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit apapun. Memang pada hari Selasa 19 Januari 2021 malam, saya sempat batuk-batuk dan suhu badan naik di angka 37,6 derajat.
Saya saat ini sedang menjalankan isolasi mandiri di rumah dinas dan tidak di rumah sakit dikarenakan kondisi badan saya tidak menunjukkan gejala apapun.
Seluruh keluarga saya dan staff di lingkungan rumah dinas yang sering berinteraksi dengan saya, alhamdulilah kemarin sudah dilakukan swab antigen dan hasilnya negatif semua.
Meskipun beberapa waktu lalu saya telah divaksin sebagai pencegahan penyebaran virus Covid-19, saya ingatkan vaksin bukanlah sebuah obat. Vaksin mendorong pembentukan kekebalan spesifik pada penyakit Covid-19 agar terhindar dari tertular maupun kemungkinan sakit berat.
Saya menghimbau bahwa perlindungan yang diberikan vaksin Covid-19, tetap perlu diikuti dengan kepatuhan menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin memakai masker, cuci tangan pakai sabun serta jaga jarak dan hindari kerumunan.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb."
Baca juga: Bupati Sleman Positif Covid-19 meski Sudah Vaksin, Dinkes: Satu Kali Belum Berikan Efek Kekebalan
(TribunWow.com/Anung)
Sebagian artikel ini diolah dari Tribunjogja.com dengan judul Dinkes Sleman: Bupati Sri Purnomo Bukan Menjadi Positif Covid-19 Karena Disuntik Vaksin