Terkini Daerah
5 Fakta Pria 65 Tahun Tewas Dibunuh Tukang Bangunan di Depan Rumah, Polisi Kini Buru Pelaku
Seorang pria ditemukan tewas tergeletak di depan rumahnya di Palembang. Dirinya ditusuk oleh tukang bangunan yang bekerja di rumahnya. Ini faktanya.
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Seorang pria ditemukan tewas tergeletak di depan rumahnya di Jalan DI Panjaitan, Lorong Gaya Baru, Kelurahan Sentosa, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang Sumatera Selatan pada Rabu (20/1/2021) sekitar pukul 09.00 WIB.
Dikutip dari Tribun Sumsel, korban diketahui bernama Ibrahim (65).
Korban meninggal akibat luka tusuk di beberapa bagian tubuh diantara di bagian perut, kaki, tangan, dan paha.
Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara M Hasan Palembang untuk keperluan otopsi.

Baca juga: Dideportasi bersama Pacar Sejenisnya, WNA Kristen Gray Ngotot Ngaku Tak Salah: Karena LGBT
Berikut fakta selengkapnya:
1. Diduga Masalah Upah
Kapolsek SU II Palembang, Kompol Roy A Tambunan mengatakan pelaku yang membunuh Ibrahim adalah tukang bangunan yang sedang merehab rumah korban.
Namun diduga sudah diberikan uang dan beberapa hari bekerja pelaku tidak lagi memenuhi kewajibannya.
Roy A Tambunan menduga pelaku tidak senang saat ditagih utang oleh korban sehingga nekat membunuh.
"Sehingga menurut keterangan anak korban Alex Aprilia (12) ke kita bahwa ayahnya menagih kewajiban pelaku yang belum selesai dengan menangih upah yang telah dibayarkan tersebut. Kemudian beberapa jam pasca penagihan pelaku mendatangi rumah korban," ujarnya Rabu (20/1/2021).
Baca juga: Digugat Anak Rp 3 M, Koswara Bandingkan dengan Biaya Sekolah hingga Sarjana: Nyarinya Hujan Panas
2. Pelaku Tusuk Korban
Setelah menemui korban di rumahnya pelaku kemudian mengajak korban untuk keluar dari rumahnya.
Kemudian pelaku mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis pisau langsung menikam korban di bagian perut, kaki, tangan, dan paha hingga meninggal di TKP.
"Barang bukti yang kita amankan saat ini hanya sarung pisau saja, sedangkan pisau yang digunakan belum di ketemukan. Kemudian pelaku saat ini melarikan diri masih dalam pengejaran anggota kita bersama Unit Reskrim Polrestabes Palembang," tutupnya.
3. Istri Korban Menangis Histeris