Vaksin Covid
Soal Pro Kontra Vaksin Covid-19 hingga Ribka Tjiptaning Digeser, Refly Harun: Jadi Sedikit Malas
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengomentari soal kontroversi Politisi PDIP, Robka Tjiptaning.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengomentari soal kontroversi Politisi PDIP, Robka Tjiptaning.
Sebelumnya, Ribka Tjiptaning digeser dari posisinya di Komisi IX DPR RI.
Hal itu berkaitan dengan aksinya yang menolak vaksin Covid-19 dan mengkritik Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Refly Harun lantas menyinggung soal status Ribka Tjiptaning sebagai dokter.

Baca juga: Heran Ribka Tjiptaning Baru Sekarang Tolak Vaksin Covid-19, Dosen di Makassar: Terlambat Anda
Baca juga: Momen saat Ribka Tjiptaning Diberi Pantun dalam Rapat Komisi VII DPR: Ada Vaksin-vaksin di Sini
Seperti yang diungkapkannya dalam kanal YouTube Refly Harun, Senin (18/1/2021).
"Macam-macam dikritiknya, termasuk latar belakang Budi Gunadi Sadikin yang bukan dokter bisa jadi menteri kesehatan," ujar Refly Harun.
"Lalu dia juga menyebut soal bisnis vaksin dan lain sebagainya."
Sebagai seorang pakar hukum, Refly Harun mengaku cukup malas membahas pro kontra vaksin Covid-19.
Menurut dia, kini pro kontra vaksin Covid-19 banyak dikaitkan dengan politik.
"Soal vaksin ini soal yang pro dan kontranya banyak sekali," kata Refly Harun.
"Sehingga saya jadi 'sedikit malas' karena akhirnya orang tidak berpikir rasional."
"Yang berpikir adalah soal dukung mendukung."
Baca juga: Ribka Tjiptaning Tertawa karena Digeser ke Komisi VII: Lucu Saja Dokter Bergaul sama Minyak
Refly Harun mengatakan penolakan terhadap vaksin tak ada hubungannya dengan dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Karena itu, ia lantas menyinggung soal banyaknya video buzzer yang menyerang warga penolak vaksin.
"Jadi yang menolak vaksin berarti menentang Jokowi," ujar Refly Harun.