Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia
Dipanggil Ayah oleh Syekh Ali Jaber, Mertua Terharu: Paling Menyentuh kalau Panggil Istri Saya Umi
Mertua Syekh Ali Jaber, Arief Rachman, mengungkap sikap rendah hati yang selalu ditunjukkan mendiang menantunya.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
Selanjutnya, UAS menjelaskan soal akhlak dari Syekh Ali Jaber yang terkenal rendah hati.
"Banyak orang berilmu tapi kadang kita tidak bisa akrab karena sombong, angkuh," kata UAS.
"Syekh Ali Jaber sangat berakhlak."
"Saya malu kalau ketemu dengan Beliau karena akhlaknya," sambungnya.
UAS mengaku, terakhir kali bertemu dengan Syekh Ali Jaber di sebuah acara yang diselenggarakan oleh tvOne saat menyambut tahun baru kemarin.
Pada saat itu UAS mengaku sungkan ketika diminta oleh Syekh Ali Jaber untuk memimpin salat berjamaah.
"Kami salat berjamaah, Beliau (Syekh Ali Jaber) persilahkan saya menjadi imam," ucapnya.
"Saya merasa sangat amat tidak layak karena Beliau hafal Al-Qur'an, Beliau orang yang alim."
"Lalu saya persilakan Beliau (Syekh Ali Jaber) maju (memimpin salat)," lanjut dia.
Bagi UAS, hal yang paling dia ingat dari sosok Syekh Ali Jaber adalah ilmu dan akhlak yang luar biasa.
"Hampir tidak pernah sekalipun Beliau menyombongkan diri, padahal Beliau lahir di kota Madinah," pungkasnya. (TribunWow.com/Brigitta/Anung)